Medan, SeputarSumut — PT Bank Mestika Dharma Tbk secara resmi memaparkan ketangguhan performa finansialnya yang sehat, stabil, dan memiliki tingkat kecukupan modal sangat tebal di tengah dinamika ekonomi nasional pada acara Paparan Publik tahunan di Grand City Hall, Medan, pada hari Selasa, 9 Juni 2026. Emiten bursa saham dengan kode BBMD yang berpusat di Kota Medan ini sukses membukukan total aset sebesar Rp16.665.331.000.000 atau setara Rp16,6 triliun yang menunjukkan kestabilan kuat dibandingkan posisi tahun sebelumnya sebesar Rp16,57 triliun.
Acara penting yang menjadi sorotan para investor pasar modal ini dihadiri langsung oleh jajaran Direksi lengkap perseroan, mulai dari Presiden Direktur Achmad S. Kartasasmita, Wakil Presiden Direktur Hendra Halim, Direktur Kepatuhan Andy, Direktur Operasional Harun Ansari, hingga Direktur Umum Yusri Hadi, dengan didampingi oleh Corporate Secretary perseroan, Suharto Kurniawan.
Berita Ekonomi: Paparan Publik Bank Mestika 2026 Catat Permodalan Tebal dan Aset Tembus Rp16,6 Triliun
Ketangguhan finansial bank swasta nasional ini tercermin secara nyata dari rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio perseroan yang naik signifikan menjadi 46,49 persen, sebuah angka permodalan yang berada jauh di atas ambang batas minimum regulator.
Presiden Direktur PT Bank Mestika Dharma Tbk, Achmad S. Kartasasmita, memberikan keterangan resmi secara langsung mengenai capaian impresif yang berhasil diraih oleh perusahaan yang dipimpinnya tersebut.
“Pertumbuhan aset yang berkelanjutan dan penguatan rasio CAR hingga mencapai 46,49% ini adalah bukti nyata dari komitmen kami dalam menerapkan prinsip kehati-hatian serta tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance,” ujarnya.
Achmad menjelaskan bahwa di tengah kondisi pasar yang bergerak dinamis, manajemen selalu menempatkan ketahanan dan tingkat kepercayaan publik sebagai prioritas yang paling utama.
“Di tengah tantangan pasar yang dinamis, prioritas utama manajemen adalah memastikan bahwa Bank Mestika tetap menjadi lembaga jasa keuangan yang tangguh, likuid, dan tepercaya. Kinerja keuangan yang solid ini merupakan modal utama kami untuk terus melangkah bersama nasabah dan membangun masa depan perbankan nasional yang berkelanjutan,” tuturnya.
Selain aspek modal yang tebal, manajemen emiten BBMD ini juga berhasil mengendalikan tingkat risiko penyaluran dana melalui penekanan Rasio Kredit Bermasalah atau Non-Performing Loan secara ketat di bawah batas maksimal regulator yang sebesar 5 persen. Nilai rasio NPL Gross atau kotor perseroan sukses terjaga rendah pada level 1,56 persen, sedangkan nilai untuk NPL Net atau bersih mampu ditekan hingga menyentuh angka 0,81 persen.
Dari sisi profitabilitas dan tingkat efisiensi operasional, perseroan mencatatkan tingkat pengembalian aset atau Return on Asset yang sehat sebesar 2,49 persen serta pengembalian ekuitas atau Return on Equity di level 6,10 persen. Margin bunga bersih atau Net Interest Margin terjaga kompetitif di angka 5,84 persen, sementara tingkat efisiensi biaya melalui rasio Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional berada di posisi aman sebesar 69,42 persen.
Dalam hal pemenuhan likuiditas, Bank Mestika mencatatkan rasio intermediasi atau Loan to Deposit Ratio sebesar 102,12 persen dengan ketersediaan pendanaan jangka panjang yang sangat aman di mana rasio Net Stable Funding Ratio melesat hingga mencapai 178,44 persen. Dengan kondisi fundamental finansial yang sangat sehat ini, jajaran manajemen menyatakan optimisme tinggi untuk merealisasikan target jangka panjang perseroan, yaitu bertransformasi menjadi bank Kelompok Modal Inti 2 atau KBMI 2 sebelum tahun 2028.
Konsistensi kinerja finansial ini membawa perseroan meraih serangkaian penghargaan bergengsi, di antaranya Top 50 Perusahaan Publik Kapitalisasi Menengah Teratas dari Indonesia Institute for Corporate Directorship serta predikat The Excellent Performance Bank dari Infobank Media Group selama 10 tahun berturut-turut pada periode 2015 hingga 2024. Secara individu, Presiden Direktur Achmad S. Kartasasmita juga dianugerahi penghargaan Top 100 CEO dari Infobank Media Group.
Guna mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi ini, Bank Mestika terus melakukan transformasi pelayanan melalui implementasi perbankan berbasis teknologi, salah satunya lewat penguatan layanan Digital Banking melalui aplikasi MindbyBankMestika untuk memberikan kemudahan transaksi nasabah ritel maupun bisnis. Saat ini, operasional fisik perseroan yang didirikan sejak tahun 1955 ini didukung oleh jaringan kokoh meliputi 1 unit Kantor Pusat Operasional di Medan, 14 Kantor Cabang, 39 Kantor Cabang Pembantu, 13 Kantor Cabang Pembantu Pelayanan Kas, serta 54 unit mesin tarik-setor tunai atau CRM yang terintegrasi penuh dengan jaringan ATM Bersama.
Sebagai bagian dari penerapan prinsip Keuangan Berkelanjutan, Bank Mestika menyelaraskan kesuksesan bisnisnya dengan tanggung jawab sosial melalui program Corporate Social Responsibility dengan merealisasikan sebanyak 50 kegiatan CSR secara merata di seluruh jaringan kantor operasionalnya yang terbagi ke dalam empat sektor utama yaitu Kesehatan, Lingkungan Hidup, Pendidikan, dan Sosial Kemasyarakatan.
Selain itu, dalam upaya mendukung program peningkatan inklusi keuangan nasional, Bank Mestika telah sukses menyelenggarakan 12 kali rangkaian kegiatan edukasi literasi keuangan dengan memberikan edukasi tatap muka langsung kepada 1.588 peserta yang terdiri atas pelajar, mahasiswa, praktisi profesi seperti guru, serta masyarakat umum di berbagai kota strategis meliputi Medan, Kisaran, Padang, Lampung, Pekanbaru, dan Palembang.(Siong)

