Jakarta, SeputarSumut — Mengatur asupan nutrisi sebelum melakukan aktivitas fisik sangat penting untuk menjaga kenyamanan tubuh dan memaksimalkan performa. Memilih jenis santapan yang tidak tepat dapat menghambat sistem pencernaan, menimbulkan sensasi begah, hingga memicu kram perut ketika tubuh aktif bergerak. Akibatnya, fokus dan performa latihan mengalami penurunan secara signifikan, sehingga persiapannya tidak hanya terbatas pada kondisi fisik belaka.
Olahan yang mengandung lemak tinggi seperti gorengan, burger, kentang goreng, serta hidangan cepat saji memerlukan proses pencernaan yang jauh lebih lama. Efeknya, perut bakal terasa penuh serta kurang nyaman saat digunakan bergerak, terutamanya sewaktu menjalani latihan berintensitas tinggi.
Pernik Ragam: 7 Makanan yang Perlu Dihindari Sebelum Berolahraga Agar Tubuh Nyaman
Berdasarkan laporan Cosmopolitan, zat protein memegang peranan krusial terhadap pembentukan maupun pemulihan jaringan otot. Meski demikian, mengonsumsi protein shake atau protein bar persis sebelum latihan bukan langkah yang bijak lantaran dapat memperberat kerja saluran cerna pada sebagian orang, sehingga porsi tinggi protein ini lebih disarankan seusai berolahraga demi mendukung proses pemulihan.
Susu beserta produk olahannya turut menyimpan kandungan protein dan lemak yang membutuhkan durasi cerna lebih panjang. Mengonsumsi bahan ini sebelum beraktivitas berpotensi memicu rasa mual, begah, atau gangguan saluran cerna lainnya, terlebih ketika melakukan gerakan yang dipenuhi lompatan atau lari.
Asupan kaya serat layaknya salad porsi besar, sereal tinggi serat, brokoli, kembang kol, hingga jenis kacang-kacangan memang tergolong nutrisi sehat harian. Namun, jika disantap terlalu dekat dengan jadwal latihan, makanan tersebut berisiko memunculkan gas, kembung, serta kram perut akibat lambatnya proses pencernaan.
Penyuka hidangan pedas juga diimbau untuk memberikan rentang waktu sebelum mulai berlatih. Seperti dilansir Food Network, konsumsi makanan pedas mampu meningkatkan risiko naiknya asam lambung, menimbulkan rasa panas pada dada (heartburn), dan memicu ketidaknyamanan perut yang merusak konsentrasi saat berolahraga.
Sajian serta minuman dengan kadar gula tinggi seperti kue, permen, minuman manis, dan soda memang menawarkan dorongan energi instan. Sayangnya, lonjakan kadar gula darah tersebut bakal disusul penurunan energi secara drastis dalam waktu singkat, yang akhirnya membuat tubuh lebih cepat lelah di tengah-tengah sesi latihan.
Minuman berkarbonasi yang menyegarkan pun sebaiknya dihindari menjelang aktivitas fisik. Gas yang terkandung di dalamnya dapat mengakibatkan perut kembung serta memicu timbulnya sendawa sewaktu bergerak aktif, yang tidak hanya mengikis kenyamanan tetapi juga mengganggu konsentrasi dan performa secara keseluruhan.
Memahami daftar santapan yang wajib dihindari sebelum olahraga sangat berguna untuk menekan risiko masalah pencernaan sekaligus menjaga kenyamanan gerak tubuh. Bila ingin mengisi perut sebelum berlatih, utamakan jenis makanan yang gampang dicerna dan beri jeda waktu sekitar satu sampai tiga jam sebelum memulai latihan, disesuaikan dengan porsi serta jenis hidangannya.(*/cnni)

