Senin, Juli 13, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Ekonomi

Harga Daging Ayam dan Cabai Rawit di Sumut Melonjak Tajam

Oleh Redaksi 15
Senin, 13 Juli 2026
Foto: ilustrasi daging ayam di pasar tradisional.(Foto:Tria/RRI)

ilustrasi daging ayam di pasar tradisional.(Foto:Tria/RRI)

Medan, SeputarSumut — Ekonom Sumatra Utara, Gunawan Benjamin memantau adanya kenaikan harga daging ayam segar sebesar Rp2.000 per kilogram pada perdagangan hari ini. Di wilayah Deli Serdang, harga komoditas tersebut melonjak menjadi Rp32.000 dari sebelumnya ditransaksikan senilai Rp30.000 per kilogram.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Kota Medan, tren serupa terjadi di Pasar Sukaramai yang mengalami kenaikan dari Rp31.500 pada Jumat (10/07) menjadi Rp33.500 per kilogram hari ini.

Iklan Indako SeputarSumut
Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

“Kalau berbicara supply atau persediaan, pada dasarnya saya tidak melihat ada perubahan supply ayam hidup selama satu bulan terakhir terpantau stabil,” kata Gunawan di Medan, Senin (13/07).

Kondisi tersebut mendasari kesimpulan bahwa lonjakan harga daging ayam dipicu oleh peningkatan demand atau permintaan masyarakat. Pemicu utama pergeseran ini adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sudah mulai bergulir pada awal pekan ini.

“Karena program makan bergizi gratis juga sudah mulai bergulir pada awal pekan ini,” ujarnya.

Berita Terkait

Pertamina Optimalkan Penyaluran BBM Guna Penuhi Kebutuhan Masyarakat Sumatera Utara

Volume Penumpang Kereta Api Rute Medan-Lubuk Pakam Meningkat Enam Persen

Faktor lain yang diproyeksikan bakal mendongkrak permintaan adalah berakhirnya bulan Muharam pada 15 Juli mendatang. Gunawan menilai momentum ini berpeluang menciptakan dorongan kenaikan harga yang lebih tinggi di pasar.

“Ditambah lagi bulan muharam akan berakhir pada 15 juli mendatang. Artinya demand diproyeksikan akan kembali alami peningkatan nantinya. Kondisi ini berpeluang menciptakan dorongan kenaikan harga,” tuturnya.

Selain daging ayam, lonjakan harga yang sangat tajam juga terjadi pada komoditas cabai rawit hingga menyentuh angka Rp80.000 per kilogram di Deli Serdang. Sementara itu, pantauan PIHPS di Pasar Sukaramai Medan menunjukkan cabai rawit hijau ditransaksikan pada kisaran Rp65.000 per kilogram.

“Namun untuk kenaikan harga cabai rawit ini bukan semata-mata karena demand atau permintaan yang tinggi,” jelasnya.

Menurut analisisnya, lonjakan tajam harga cabai rawit pada perdagangan hari ini disebabkan oleh volume pasokan barang yang tidak sebanyak pada hari-hari normal.

“Saya melihat ada pasokan cabai rawit yang tidak sebanyak hari normal. Sehingga harga cabai rawit naik sangat tajam pada perdagangan hari ini,” paparnya.

Di sisi lain, kenaikan harga beras yang berlangsung selama sepekan terakhir telah memicu pembatasan penjualan di sejumlah ritel modern. Fenomena ini diidentifikasi bersumber dari masalah penurunan supply atau pasokan, sementara tingkat permintaan pasar sebenarnya cenderung bergerak melandai.

Terkait pelaksanaan program MBG, Gunawan melihat komoditas daging ayam masih akan mendominasi menu makanan pada awal tahun ajaran baru ini. Meskipun menyeret harga ke atas, kondisi tersebut dinilai akan memperbaiki harga jual di tingkat produsen.

“Beban peternak ayam belakangan ini sangat besar, setelah terjadi kenaikan harga pakan khususnya setelah perang Iran – AS berkecamuk,” pungkasnya.(Siong)

SendShareTweet
Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Tim SAR Temukan Jasad Meskam Pencari Ikan yang Tenggelam di Batu Bara
  • Harga Daging Ayam dan Cabai Rawit di Sumut Melonjak Tajam
  • Arab Saudi dan Irak Tegaskan Tolak Penggunaan Wilayahnya untuk Perang AS-Iran
  • Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 dan Misi Sejarah Empat Tim Tersisa
  • Pertamina Optimalkan Penyaluran BBM Guna Penuhi Kebutuhan Masyarakat Sumatera Utara
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com