Aceh Besar, SeputarSumut –;Peristiwa kebakaran menghanguskan sebuah bangunan kios yang difungsikan sebagai tempat servis alat-alat elektronik di kawasan Gampong Cot Yang, Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar, pada Sabtu, 20 Juni 2026 dini hari. Beruntung, tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam musibah kebakaran tersebut.
Berdasarkan keterangan dari Maswani selaku Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Aceh Besar, insiden kebakaran ini berlangsung pada kisaran pukul 03.42 WIB. Laporan mengenai kejadian tersebut awalnya diperoleh oleh petugas di Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) BPBD Aceh Besar wilayah Kuta Baro setelah menerima informasi dari warga di sekitar lokasi.
Kabar Daerah: Kios Servis Elektronik di Kuta Baro Aceh Besar Ludes Terbakar pada Sabtu Dini Hari
“Setelah menerima laporan, petugas segera menuju lokasi untuk melakukan pemadaman,” kata Maswani.
Tempat usaha perbaikan elektronik yang terbakar tersebut diketahui merupakan milik seorang teknisi bernama Taufik yang berusia 45 tahun. Bangunan yang memiliki struktur konstruksi dari kayu itu sehari-harinya dimanfaatkan oleh pemiliknya sebagai lokasi untuk memperbaiki bermacam peralatan elektronik pelanggan.
Mengenai pemicu utama dari munculnya kobaran api, Maswani menyebutkan bahwa hingga saat ini penyebab pastinya masih berada dalam proses penyelidikan pihak terkait. Akibat dampak dari musibah ini, kondisi bangunan kios mengalami tingkat kerusakan yang tergolong berat sehingga tidak dimungkinkan lagi untuk digunakan beroperasi kembali.
Guna mengatasi amukan si jago merah di lokasi kejadian, pihak BPBD Aceh Besar langsung menerjunkan sebanyak satu unit armada mobil pemadam kebakaran yang diperkuat oleh empat orang personel lapangan.
Sesaat setelah mendarat di area kebakaran, tim pemadam segera melakukan tindakan pelokalisiran serta penyemprotan air demi mengantisipasi agar kobaran api tidak meluas ke bangunan-bangunan lain yang berada di sekeliling tempat kejadian. Setelah situasi api berhasil dijinakkan dengan aman, proses penanganan dilanjutkan dengan tahap pendinginan guna memastikan seluruh sisa titik api benar-benar padam sepenuhnya.
“Upaya pemadaman dan pendinginan berhasil diselesaikan sekitar pukul 04.30 WIB,” kata Maswani.
Sampai dengan waktu ini, jajaran petugas pemadam kebakaran dilaporkan masih terus melangsungkan proses pendataan di lapangan guna menghitung total kerugian materiil yang timbul akibat dari peristiwa kebakaran itu.(*/AJNN)

