Jakarta, SeputarSumut — Prestasi monumental kembali diukir oleh bintang sepakbola Lionel Messi setelah dirinya secara resmi dianugerahkan penghargaan bergengsi Putri Asturias atau Putri Raja Spanyol. Penghargaan bermartabat tersebut diserahkan kepada sosok berjuluk La Pulga ini sebagai wujud apresiasi atas dedikasi dan jasa-jasa besarnya dalam ruang lingkup dunia sepakbola.
Kepastian mengenai kemenangan Messi tersebut diperoleh pada Kamis (4/6/2026) dini hari WIB. Melalui raihan prestasi ini, kapten tim nasional Argentina tersebut menorehkan sejarah baru sebagai pesepakbola individu pertama yang sukses mengamankan gelar prestisius tersebut secara mandiri.
Update Olahraga: Lionel Messi Jadi Pesepakbola Individu Pertama yang Raih Penghargaan Putri Asturias
Momen berharga ini didapatkan oleh Messi tepat menjelang penampilannya di ajang bergengsi Piala Dunia 2026. Sang kapten skuad Albiceleste tersebut melayangkan ungkapan rasa terima kasihnya langsung dari pusat kamp pelatihan tim nasional Argentina yang berlokasi di Kansas City, Amerika Serikat.
“Halo, kami sudah berada di Kansas City bersama tim nasional, tetapi hari ini saya bangun dengan kabar [tentang penghargaan] ini dan menerima banyak sekali pesan ucapan selamat atas Penghargaan Putri Asturias,” kata Messi, melansir ESPN.
“Faktanya, bagi saya ini adalah kebanggaan besar bisa menerima pengakuan ini karena pentingnya penghargaan ini dan karena diakui tidak hanya atas apa yang saya lakukan di lapangan, tetapi juga di luar lapangan.”
“Saya sangat bahagia dan sangat bersyukur. Saya ingin memberitahu kalian dan mengirim pelukan besar untuk semua orang. Terima kasih dan sampai jumpa segera,” katanya.
Mengenai latar belakangnya, Penghargaan Putri Asturias merupakan sebuah bentuk apresiasi yang secara rutin didistribusikan kepada jajaran individu maupun institusi atas torehan pencapaian yang dinilai luar biasa pada pelbagai sektor, yang di antaranya mencakup bidang Seni, Sastra, Ilmu Sosial, Penelitian Ilmiah dan Teknis, Kerja Sama Internasional, serta Olahraga. Pada edisi kali ini, dewan juri secara bulat memutuskan untuk menjatuhkan penghargaan tersebut kepada Lionel Messi.
“Selain bakatnya yang memukau, karier olahraganya yang luar biasa, serta kegiatan amalnya yang luar biasa dan berkelanjutan untuk meningkatkan akses pendidikan dan layanan kesehatan bagi anak-anak yang paling kurang beruntung,” demikian pernyataan juri.
“Leo Messi, pemain yang telah meraih gelar terbanyak dalam sejarah sepakbola, juga telah mendapatkan rasa hormat dan kekaguman dari semua orang berkat perilakunya yang patut dicontoh di lapangan serta konsistensi, kerendahan hati, dan dedikasinya terhadap permainan tim,” jelas juri.
Rekam jejak karier sang pemain memang menempatkannya sebagai salah satu figur pesepakbola paling bergelimang kesuksesan di dunia. Messi tercatat telah sukses mengamankan seluruh jenis trofi juara, baik ketika berkompetisi pada level klub profesional maupun saat membela panji tim nasional negaranya.
Pada level internasional, ia sukses mengantarkan tim nasional Argentina merengkuh trofi juara Piala Dunia 2022, gelar juara Copa America secara berturut-turut pada edisi tahun 2021 dan 2024, di samping raihan medali emas Olimpiade di Beijing sewaktu memperkuat skuad muda Argentina di awal kariernya.
Sementara untuk portofolio di level klub, Messi sukses menorehkan tinta emas lewat kepemilikan 10 gelar juara La Liga serta empat trofi Liga Champions sepanjang masa baktinya bersama Barcelona. Dirinya juga sukses mempersembahkan trofi MLS Cup 2025, Supporters’ Shield 2024, dan Leagues Cup 2023 untuk Inter Miami, selain sempat merasakan mencicipi gelar juara Ligue 1 sewaktu mengenakan seragam Paris Saint-Germain.
Indikator kesuksesan pada kategori penghargaan individu miliknya pun tidak kalah mengagumkan, di mana Lionel Messi saat ini berstatus sebagai pemilik 8 gelar Ballon d’Or, dua gelar MVP MLS secara berturut-turut, serta sembilan kali dinobatkan sebagai MVP LaLiga. Catatan ini mengukuhkan posisinya sebagai pesepakbola pertama yang memenangkan penghargaan Putri Asturias seorang diri, menyusul pencapaian Xavi Hernandez dan Iker Casillas yang sebelumnya sempat berbagi gelar serupa pada edisi tahun 2012 silam.
Jika disandingkan dengan cabang olahraga lainnya, jajaran atlet berstatus legendaris dunia terbukti telah terlebih dahulu mengamankan penghargaan Putri Asturias ini, di mana beberapa nama besar di antaranya meliputi petenis Rafael Nadal, pembalap Michael Schumacher, petenis wanita Serena Williams, hingga pelari jarak jauh Eliud Kipchoge.(*/dtk)

