Sabtu, Juli 25, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Medan

Masa Transisi Lulusan Capai 19 Bulan Tanoto Foundation Dorong Kepemimpinan Generasi Muda

Oleh Redaksi 15
Sabtu, 25 Juli 2026
Foto: Tanoto Foundation kembali menyelenggarakan forum tahunan Tanoto Scholars Gathering (TSG) 2026 di Riau Kompleks, PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), Pangkalan Kerinci, Riau, pada 23–25 Juli 2026.(Dok:Tanoto Foundation)

Tanoto Foundation kembali menyelenggarakan forum tahunan Tanoto Scholars Gathering (TSG) 2026 di Riau Kompleks, PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), Pangkalan Kerinci, Riau, pada 23–25 Juli 2026.(Dok:Tanoto Foundation)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Riau, SeputarSumut — Studi Labor Market Brief LPEM FEB UI Mei 2026 yang diolah dari data Sakernas Agustus 2025 mengungkapkan bahwa lulusan di Indonesia rata-rata membutuhkan waktu 19,8 bulan untuk mendapatkan pekerjaan. Kondisi tersebut dipicu oleh ketidaksesuaian antara kompetensi lulusan dan kebutuhan industri, ekspektasi pekerjaan, serta belum optimalnya keterhubungan antara pendidikan tinggi dan dunia kerja.

Melihat fakta ini, kesiapan kerja tidak lagi ditentukan semata oleh kemampuan akademik, melainkan juga pengembangan karakter, kepemimpinan, dan pengalaman kolaboratif. Nilai-nilai tersebut melandasi program beasiswa TELADAN (Transformasi Edukasi untuk Melahirkan Pemimpin Masa Depan) dari Tanoto Foundation. Organisasi filantropi independen yang didirikan Sukanto Tanoto dan Tinah Bingei Tanoto pada tahun 1981 ini mendampingi mahasiswa sejak awal perkuliahan hingga lulus melalui bantuan finansial dan pelatihan terstruktur.

Info Medan: Masa Transisi Lulusan Capai 19 Bulan Tanoto Foundation Dorong Kepemimpinan Generasi Muda

Iklan Indako SeputarSumut
Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Forum Tahunan Tanoto Scholars Gathering 2026

Guna memperkuat kapasitas tersebut, Tanoto Foundation kembali menyelenggarakan forum tahunan Tanoto Scholars Gathering (TSG) 2026 di Riau Kompleks, PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), Pangkalan Kerinci, Riau, pada 23–25 Juli 2026. Forum yang menjadi transisi penerima beasiswa dari fase Lead Self menuju Lead Others ini diikuti oleh 240 Tanoto Scholar dari sepuluh perguruan tinggi mitra dengan mengusung tema “Learn & Lead: Rooted in Purpose, Growing for Impact”.

Chief Operating Officer APRIL, Eduward Ginting, membuka acara dengan menekankan pentingnya nilai dan tujuan agar para peserta mampu bertumbuh dan berkolaborasi. “Kami mendukung kegiatan TSG 2026 agar Tanoto Scholar bisa memiliki modal yang kuat, semangat belajar yang kuat, kepedulian terhadap masyarakat, dan keberanian untuk menciptakan perubahan,” jelasnya.

Berita Terkait

AHM Bangun Rumah Bibit dan Tanam 15 Ribu Mangrove di Karawang

Ribuan Perempuan Peringati Hari Kebaya Nasional di Lapangan Benteng Medan

Sementara itu, Head of Policy & Advocacy Tanoto Foundation, Eddy Henry, menyampaikan bahwa kepemimpinan yang bermakna selalu berawal dari tujuan yang jelas.

“Purpose mengingatkan mengapa kita melakukan apa yang kita lakukan, meneguhkan ketika harus mengambil keputusan sulit, dan tetap fokus ketika jalan di depan masih penuh ketidakpastian,” sebut Eddy. Ia menambahkan, “Adik-adik Tanoto Scholar harus ingat, kepemimpinan yang bermakna tidak lahir secara instan. Kepemimpinan dibangun dari pilihan-pilihan kecil yang kita lakukan secara konsisten: pilihan untuk mendengarkan, pilihan untuk belajar, dan pilihan untuk melakukan hal yang benar, bahkan ketika pilihan itu tidak mudah.”

Arahan Menteri Ketenagakerjaan dan Wamen Diktisaintek

Hadir sebagai pembicara, Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Prof. Yassierli, Ph.D., mengajak generasi muda memiliki growth mindset untuk menjadi pemimpin yang inovatif. “Inovasi tidak selalu soal menciptakan sesuatu yang benar-benar baru, tapi bisa juga tentang memunculkan nilai atau dampak yang baru, pada sesuatu yang sebelumnya sudah ada. Bahkan, inovasi bisa lahir dari sebuah masalah. Maka, mulailah dari masalah nyata dan dekat dengan kalian untuk diperbaiki,” sebut Menteri Ketenagakerjaan. Ia mengimbuhi, “Indonesia butuh inovasi, dan mimpi saya di 2045, Indonesia besar itu kalau kita menjadi innovation nation, dan spirit ini harus dimiliki seorang leader.”

Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Stella Christie, Ph.D., mengingatkan pentingnya mengasah kemampuan di era kecerdasan buatan (AI). “Saat ini, pengetahuan sudah berlimpah. Semua hal bisa dicari tahu dengan AI. Itulah pentingnya untuk kita, sebagai manusia yang menerima pendidikan tinggi, untuk bisa melakukan 3 hal penting: menciptakan ilmu, menyalurkan ilmu, dan mengkurasi ilmu. Karena kalau kemampuan kita hanya terbatas pada mencari ilmu, kita bisa dengan mudah digantikan oleh AI,” ujar Wamen Diktisaintek.

Ia menyambung, “AI dapat menyajikan jutaan informasi dalam hitungan detik. Namun, manusialah yang mampu mengubah informasi menjadi pengetahuan, dan pengetahuan menjadi kebijaksanaan. Itulah kompetensi yang harus dibangun oleh pemimpin muda: kemampuan mengkurasi pengetahuan untuk menghadirkan keputusan yang berdampak bagi masyarakat dan masa depan bangsa.”

Praktik Keberlanjutan dan Pembukaan Pendaftaran Beasiswa

Rangkaian kegiatan TSG 2026 selama tiga hari diisi dengan sesi kepemimpinan, kunjungan industri ke unit bisnis RGE untuk mempelajari praktik bisnis berkelanjutan, team building, hingga masterclass “From Purpose to Measurable Impact”. Kegiatan ini dirancang agar para peserta siap memberikan dampak positif di dunia kerja dan masyarakat.

Bersamaan dengan perhelatan TSG 2026, pendaftaran beasiswa TELADAN Cohort 2027 resmi dibuka sejak 1 Juli hingga 7 September 2026 melalui bit.ly/JadiTELADAN2027. Program ini ditujukan bagi mahasiswa semester pertama di 10 perguruan tinggi mitra, yakni IPB University, Undip, UGM, UB, UI, USU, ITB, Unhas, Unmul, dan Unri. Selain bantuan biaya kuliah, penerima manfaat berkesempatan mengakses dana kompetisi, program pertukaran mahasiswa, magang industri, hingga dana riset kolaboratif. Sejak 2006, Tanoto Foundation tercatat telah mendukung 8.803 penerima beasiswa.(REL/Siong)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Anjungan KAI Divre I Sumut di PRSU 2026 Sedot Perhatian Pengunjung
  • AHM Bangun Rumah Bibit dan Tanam 15 Ribu Mangrove di Karawang
  • Bank Indonesia Sumut Gelar Sumatra Investment Day 2026
  • Masa Transisi Lulusan Capai 19 Bulan Tanoto Foundation Dorong Kepemimpinan Generasi Muda
  • Disney+ Resmi Umumkan Percy Jackson Musim 3 Tayang 20 November 2026
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com