Iklan PT Indako Trading Coy Iklan PT Indako Trading Coy
Senin, Mei 4, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan PT Indako Trading Coy
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Berita Utama SeputarSumut
Beranda Ekonomi

OJK dan APRDI Dorong Literasi Reksa Dana Lewat Program PINTAR dan SOSEDU 2026 di Medan

Oleh Redaksi 15
Rabu, 15 April 2026
Kegiatan SOSEDU APRDI 2026 yang digelar di Kantor OJK Provinsi Sumatera Utara pada Selasa 14 April 2026 jurnalis dibekali wawasan mendalam tentang Program Investasi Terencana dan Berkala atau PINTAR Reksa Dana.(SeputarSumut/Asiong)

Kegiatan SOSEDU APRDI 2026 yang digelar di Kantor OJK Provinsi Sumatera Utara pada Selasa 14 April 2026 jurnalis dibekali wawasan mendalam tentang Program Investasi Terencana dan Berkala atau PINTAR Reksa Dana.(SeputarSumut/Asiong)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Medan, SeputarSumut — Langkah strategis untuk memperkuat pemahaman masyarakat mengenai investasi legal terus digalakkan oleh regulator melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Dalam kegiatan SOSEDU APRDI 2026 yang digelar di Kantor OJK Provinsi Sumatera Utara pada Selasa 14 April 2026 jurnalis dibekali wawasan mendalam tentang Program Investasi Terencana dan Berkala atau PINTAR Reksa Dana.

Direktur Pengawasan PUJK Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Provinsi Sumatera Utara Yusri menekankan bahwa sinergi ini bertujuan untuk menciptakan ekosistem investasi yang sehat di tengah gempuran aktivitas keuangan ilegal. Beliau menjelaskan bahwa program PINTAR dirancang khusus untuk memudahkan masyarakat mengakses produk reksa dana secara rutin dan terukur.

Berita Ekonomi: OJK dan APRDI Dorong Literasi Reksa Dana Lewat Program PINTAR dan SOSEDU 2026 di Medan

Iklan PT Indako Trading Coy Iklan PT Indako Trading Coy Iklan PT Indako Trading Coy

“Dalam rangka mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat diperlukan upaya yang terstruktur masif dan berkelanjutan,” kata Yusri dalam sambutannya. Ia menambahkan bahwa melalui pendekatan investasi yang dilakukan secara terencana dan berkala program ini diharapkan dapat membangun kebiasaan investasi yang sehat serta berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Ketua Presidium Dewan APRDI Lolita Liliana dalam kesempatan yang sama memaparkan pertumbuhan luar biasa industri reksa dana yang kini telah menembus angka dana kelolaan lebih dari Rp600 triliun. Hal ini menurutnya tidak lepas dari semakin tingginya kepercayaan publik terutama dari kalangan investor muda yang mendominasi data kepemilikan aset saat ini.

“Pertumbuhan signifikan dana kelolaan Reksa Dana di tahun 2025 mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap instrumen investasi yang dikelola secara profesional,” tutur Lolita. Ia juga menekankan bahwa momentum positif ini menjadi alasan kuat bagi APRDI untuk terus memperluas literasi melalui kegiatan kompetisi kreatif bagi jurnalis dan mahasiswa di berbagai kota.

Berita Terkait

Indosat Ooredoo Hutchison Catat Rekor Pendapatan Rp15,2 Triliun pada Kuartal I 2026 Berkat AI Hyper-Personalization

BPS Sumut Dorong Inalum dan Perusahaan Besar Lakukan Pendataan Mandiri Jelang Sensus Ekonomi 2026

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Penjelasan teknis mengenai kemudahan investasi secara berkala disampaikan oleh Adynitra Ananta selaku Manajer Senior Departemen Pengawasan Pengelolaan Investasi dan Pasar Modal Regional OJK yang memperkenalkan strategi Dollar Cost Averaging. Strategi ini dianggap sangat cocok bagi pemula karena memungkinkan mereka untuk terus berinvestasi tanpa harus terbebani oleh pemantauan fluktuasi harga pasar setiap saat.

“Momentum positif pertumbuhan investor di pasar modal terus tumbuh dan kita perlu menjemput peluang ini melalui strategi perencanaan keuangan yang tepat,” jelas Adynitra Ananta. Ia menegaskan bahwa melalui program PINTAR masyarakat diajak untuk menanamkan budaya disiplin investasi karena sistem auto debit akan membantu terciptanya konsistensi dalam menyisihkan dana.

Endang Cahyani yang merupakan Associate Director Sales Marketing PT Inovasi Finansial Teknologi atau Makmur membagikan pandangannya mengenai tantangan inklusi reksa dana di daerah. Ia menyoroti fakta bahwa dari ratusan juta penduduk Indonesia jumlah investor reksa dana saat ini masih tergolong sangat kecil sehingga peran media sangat dibutuhkan.

“Kami sangat membutuhkan bantuan tangan-tangan rekan media karena saat ini investor reksa dana baru sekitar 21 juta orang yang berarti sebuah peluang sekaligus tantangan bagi kita semua,” ungkap Endang Cahyani. Ia mengajak masyarakat untuk tidak lagi takut akan risiko atau mengira investasi butuh modal besar karena aplikasi berbasis teknologi kini memungkinkan investasi mulai dari sepuluh ribu rupiah.

Menutup rangkaian materi Clara Vlorentina selaku Team Leader PT Panin Asset Management menyoroti fenomena gaya hidup konsumtif yang seringkali menghambat seseorang untuk mulai berinvestasi. Ia menganalogikan pengeluaran harian untuk kopi dan belanja online sebagai hal yang perlu dialihkan menjadi aset masa depan melalui fitur auto debit yang disiplin.

“Masalahnya seringkali bukan karena kekurangan uang tetapi tidak dipaksa karena investasi belum menjadi kebiasaan di tengah godaan gaya hidup seperti kopi dan belanja online,” ujar Clara Vlorentina. Ia meyakinkan peserta bahwa dengan sistem auto debit risiko membeli di harga puncak dapat dikurangi dan masyarakat bisa mulai membangun dana darurat atau dana pensiun dengan lebih stabil.

Pertemuan edukatif di Medan ini diharapkan mampu menghasilkan karya-karya jurnalistik yang informatif guna membantu OJK dan APRDI mencapai target literasi keuangan nasional. Sinergi ini menjadi bukti nyata komitmen industri pasar modal dalam memberikan edukasi yang benar agar masyarakat terhindar dari kerugian akibat investasi bodong atau pinjaman online ilegal.(Siong)

Tags: OJKOJK Sumut
Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Tampil Kompetitif, Pebalap Binaan Indako Panen Podium di Seri Pembuka Motoprix Sumut 2026
  • Indosat Ooredoo Hutchison Catat Rekor Pendapatan Rp15,2 Triliun pada Kuartal I 2026 Berkat AI Hyper-Personalization
  • BPS Sumut Dorong Inalum dan Perusahaan Besar Lakukan Pendataan Mandiri Jelang Sensus Ekonomi 2026
  • Anggota DPR RI Tinjau Gudang Bulog Sumut Pastikan Stok Beras dan Minyakita Aman Selama Lima Bulan
  • Pertamina Sumbagut dan Pemprov Riau Tinjau SPBU Pastikan Stok BBM Aman Serta Tambah Pasokan 20 Persen
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan

@ 2020 SeputarSumut.com

Situs web ini menggunakan cookie. Dengan terus menggunakan situs web ini, Anda memberikan persetujuan terhadap penggunaan cookie. Kunjungi Kebijakan Privasi dan Cookie kami.