Iklan PT Indako Trading Coy Iklan PT Indako Trading Coy
Sabtu, Juni 6, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan PT Indako Trading Coy
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Berita Utama SeputarSumut
Beranda Medan

Pemadaman Listrik Berulang di Medan dan Deli Serdang, LAPK Tuntut Tanggung Jawab dan Kompensasi Nyata dari PLN

Oleh Redaksi 15
Sabtu, 6 Juni 2026
Foto: ilustrasi pemadaman listrik

ilustrasi pemadaman listrik

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Medan, SeputarSumut — Keluhan masif dilaporkan oleh Lembaga Advokasi dan Perlindungan Konsumen (LAPK) terkait insiden pemadaman listrik berulang yang melanda sejumlah kawasan di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang. Kondisi di lapangan ini berbanding terbalik dengan pernyataan pihak PLN yang mengklaim bahwa sistem kelistrikan di Sumatera telah kembali normal pasca-insiden blackout pada 22 Mei 2026 lalu.

Sikap kritis disampaikan oleh Ketua LAPK, Padian Adi S. Siregar, yang menyoroti keandalan sistem distribusi saat ini. Dirinya secara langsung menuntut tanggung jawab nyata dari perusahaan penyedia layanan pelat merah tersebut.

Info Medan: Pemadaman Listrik Berulang di Medan dan Deli Serdang, LAPK Tuntut Tanggung Jawab dan Kompensasi Nyata dari PLN

Iklan PT Indako Trading Coy Iklan PT Indako Trading Coy Iklan PT Indako Trading Coy

Aktivitas warga di beberapa titik strategis Sumatera Utara kedapatan masih mengalami gangguan listrik hingga 5-6 kali dalam sehari berdasarkan laporan masyarakat yang dihimpun oleh LAPK. Munculnya kondisi ini memicu tanda tanya besar di tengah publik mengenai efektivitas proses pemulihan yang sebelumnya diklaim telah tuntas oleh pihak otoritas.

“Fakta bahwa pemadaman masih terus terjadi memperlihatkan masih adanya persoalan yang perlu dijelaskan secara terbuka kepada publik. Keberhasilan pemulihan bukan diukur dari pernyataan ‘sistem normal’, melainkan dari kemampuan memastikan masyarakat tidak lagi mengalami gangguan berulang,” ujar Padian Adi S. Siregar dalam keterangan tertulisnya, Jumat (5/6/2026).

Tuntutan agar PLN segera memberikan kompensasi kepada para pelanggan di Sumatera Utara kini disuarakan secara tegas oleh LAPK. Beban ekonomi yang signifikan dinilai telah ditanggung oleh masyarakat luas, mengingat durasi blackout utama sempat melampaui 27 jam di sejumlah daerah dan masih ditambah lagi dengan kerugian akibat pemadaman susulan.

Berita Terkait

Sebanyak 1.015 Pelari dari 34 Negara Siap Ikuti Ajang Internasional Trail of The Kings by UTMB 2026 di Samosir

Pendaftaran AHM Best Student 2026 Dibuka Hadirkan Kompetisi Inovasi Berbasis SDGs untuk Pelajar

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Sejumlah kerugian nyata yang dialami oleh masyarakat akibat pemadaman ini meliputi:

Aktivitas Rumah Tangga Terhenti: Terjadinya gangguan pada pemenuhan kebutuhan harian serta kenyamanan keluarga.

Lumpuhnya Sektor Usaha: Munculnya kerugian materiil yang menimpa para pelaku UMKM dan sektor industri yang operasionalnya bergantung pada stabilitas daya.

Biaya Tambahan: Timbulnya pengeluaran ekstra dari kantong pelanggan untuk menyediakan alat penerangan darurat ataupun sumber energi mandiri selama aliran listrik padam.

“Tidak ada lagi alasan untuk menunda atau menghindari pemberian kompensasi. Kerugian ini nyata dan dirasakan langsung oleh jutaan pelanggan,” tambahnya.

Faktor teknis di balik pemadaman yang sering kali terjadi pada malam hari menjadi salah satu poin krusial yang dipertanyakan oleh LAPK. Merujuk pada logika pelayanan publik, waktu pelaksanaan pemadaman seharusnya dipilih pada periode dengan dampak paling minim bagi warga apabila tindakan tersebut bertujuan untuk pemeliharaan jaringan.

“Mengapa pemadaman dilakukan pada malam hari? Waktu tersebut justru menimbulkan gangguan yang lebih besar terhadap keamanan dan kenyamanan masyarakat. Ini menunjukkan lemahnya sensitivitas penyelenggara layanan terhadap kebutuhan publik,” jelas Padian.(*/suarasumut)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Isu Pergantian Menkeu dan Gubernur BI Buntut Rupiah Melemah Dibantah Mensesneg Prasetyo Hadi
  • Hindari Tabrakan dari Depan Truk Tangki Tabrak Colt Diesel yang Mogok di Jalinsum Batu Bara
  • Volume Angkutan BBM KAI Divre I Sumatera Utara Mei 2026 Naik 12 Persen Capai 145 Ribu Ton
  • Jadwal Kualifikasi dan Sprint Race MotoGP Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton Hari Ini
  • Sebanyak 1.015 Pelari dari 34 Negara Siap Ikuti Ajang Internasional Trail of The Kings by UTMB 2026 di Samosir
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan

@ 2020 SeputarSumut.com

Situs web ini menggunakan cookie. Dengan terus menggunakan situs web ini, Anda memberikan persetujuan terhadap penggunaan cookie. Kunjungi Kebijakan Privasi dan Cookie kami.