Kamis, Juli 2, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Daerah

225 Destinasi Wisata Aceh Rusak Akibat Bencana

Oleh Redaksi 15
Jumat, 16 Januari 2026
Foto: 225 Destinasi Wisata Aceh Rusak Akibat Bencana

Sebanyak 225 objek wisata di wilayah Aceh dilaporkan mengalami kerusakan serius pasca diterjang bencana hidrometeorologi berupa banjir dan tanah longsor.(Foto:Bithe.co)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Banda Aceh, SeputarSumut – Sebanyak 225 objek wisata di wilayah Aceh dilaporkan mengalami kerusakan serius pasca diterjang bencana hidrometeorologi berupa banjir dan tanah longsor. Berdasarkan data Pos Komando Tanggap Darurat, Kabupaten Gayo Lues dan Aceh Tamiang menjadi dua daerah dengan tingkat kerusakan infrastruktur pariwisata paling parah.

Mengenai kondisi tersebut, Murthalamuddin selaku Juru Bicara Pos Komando Penanganan Bencana Aceh menjelaskan bahwa dari total ratusan destinasi yang terdampak, mayoritas di antaranya atau sebanyak 198 lokasi masuk dalam kategori rusak berat, sementara 18 lainnya rusak sedang dan 9 titik rusak ringan.

Kabar Daerah: 225 Destinasi Wisata Aceh Rusak Akibat Bencana

Iklan Indako SeputarSumut

“Mayoritas kerusakan yang terjadi masuk dalam klasifikasi berat, terutama pada kawasan-kawasan yang memang bersentuhan langsung dengan titik banjir dan longsor,” tutur Murthalamuddin saat memberikan keterangan di Banda Aceh pada Jumat, 15 Januari 2026.

Secara lebih terperinci, ia memaparkan bahwa sembilan titik wisata yang mengalami kerusakan ringan mencakup wilayah Kabupaten Aceh Utara (2 titik), Kabupaten Bireuen (2), Aceh Tengah (3), serta Kota Langsa dan Subulussalam yang masing-masing tercatat satu lokasi.

Untuk kategori kerusakan tingkat sedang, terdapat 18 destinasi yang terdampak di beberapa wilayah, antara lain Aceh Tengah (7 lokasi), Lhokseumawe (4), Aceh Utara (3), serta masing-masing satu titik di Bener Meriah, Nagan Raya, Subulussalam, dan Bireuen.

Berita Terkait

Kecelakaan Lalu Lintas di Tikungan Siahaan Toba Dua Mobil Terlibat Tabrakan dan Dua Pengemudi Dilarikan ke Rumah Sakit

Pertamax Turbo Topang Performa Ratusan Pembalap di Ajang MotoPrix Region A Sumatera 2026 Aceh

Konsentrasi kerusakan terberat sebanyak 198 lokasi didominasi oleh Kabupaten Gayo Lues dengan 65 titik wisata yang hancur, diikuti oleh Aceh Tamiang dengan 42 lokasi, Bireuen 20 lokasi, Bener Meriah 19 lokasi, serta Pidie Jaya sebanyak 13 lokasi.

Selain itu, dampak kerusakan berat juga menyasar Aceh Singkil (10 lokasi), Aceh Tengah (8), Aceh Utara (8), Aceh Timur (6), dan Aceh Tenggara (4), ditambah masing-masing satu titik di wilayah Aceh Barat, Subulussalam, dan Langsa.

Dampak bencana alam ini ternyata tidak hanya melumpuhkan sektor pariwisata, tetapi juga merusak sedikitnya 162 situs cagar budaya di Aceh. Menurut catatan Murthalamuddin, rincian kerusakan tersebut terdiri dari 56 situs rusak ringan, 90 situs rusak sedang, dan 16 situs lainnya yang mengalami kerusakan berat.

“Berbagai cagar budaya yang terdampak ini tersebar luas di sejumlah kabupaten maupun kota yang memang dilanda bencana dalam kurun waktu tersebut,” jelas Murthalamuddin menambahkan.

Meskipun harus menghadapi situasi yang sulit, Murthalamuddin menyampaikan rasa optimisme bahwa Tanah Rencong akan mampu bangkit kembali dengan cepat. Saat ini, sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat terus diupayakan guna menyusun strategi pemulihan yang efektif.

“Sektor pariwisata dan cagar budaya Aceh pasti bisa pulih kembali. Saat ini penanganan darurat masih terus digencarkan, yang nantinya akan diikuti oleh program pemulihan jangka panjang agar roda ekonomi masyarakat dapat berputar normal seperti sedia kala,” pungkasnya.(*/ajnn)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Refleksi HUT ke-436 Kota Medan, Fraksi PKS DPRD Medan Sampaikan Sejumlah Catatan Penting
  • Bazar UMKM Ramaikan APEKSI di Medan, PWPM Ikut Gerakkan Ekonomi Lokal
  • Laba Bersih PTPN IV PalmCo Melonjak 90 Persen Capai Rp7,08 Triliun pada 2025
  • HUT ke-436 Kota Medan: Stasiun Medan Layani 913 Ribu Pelanggan Selama Semester Pertama 2026
  • Pilihan Warna Baru New Honda BeAT Meluncur Simak Perubahan Desain dan Daftar Harganya
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com