Medan, SeputarSumut — Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara (KPw BI Sumut)bekerja sama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) di wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) sukses menyelenggarakan Forum Kerja Sama Antar Daerah (KAD) Regional SUMBAGUT 2026 pada tanggal 7 Mei 2026. Dengan mengangkat tema Mendorong Integrasi Perdagangan Pangan Sumatera, pertemuan ini menjadi bentuk nyata dari komitmen dalam menjalankan Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) di wilayah Sumatera yang sudah dicanangkan sejak awal tahun ini.
Penyelenggaraan Forum KAD Regional SUMBAGUT ini ditujukan sebagai sarana sinergi bagi para pelaku usaha di sektor pangan, yang mencakup produsen komoditas hortikultura, distributor, hingga BUMD pangan. Peserta forum berasal dari berbagai provinsi di area Sumatera Bagian Utara, meliputi Sumatera Utara, Sumatera Barat, Aceh, Riau, dan Kepulauan Riau. Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara memanfaatkan forum ini untuk memacu penguatan rantai pasok pangan di tingkat regional melalui peningkatan kolaborasi perdagangan antardaerah. Langkah tersebut diambil guna menciptakan efisiensi distribusi serta menjamin ketersediaan pasokan antarwilayah demi menjaga stabilitas harga pangan.
Berita Ekonomi: Bank Indonesia dan Pemda Gelar Forum KAD Regional Sumbagut 2026 Guna Mendorong Integrasi Perdagangan Pangan
Dalam keterangannya, Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Iman Gunadi, memberikan penekanan khusus pada krusialnya memperluas jaringan perdagangan di lingkup antardaerah. Beliau juga menyoroti perlunya meminimalisir adanya asimetri informasi yang berkaitan dengan akses pasar untuk berbagai komoditas pangan strategis di seluruh wilayah Sumatera.
Sebagai bagian dari rangkaian acara, para peserta melakukan kunjungan ke pusat pemasok komoditas hortikultura strategis yang berlokasi di Kabupaten Karo. Di sana, mereka meninjau sentra produksi bawang merah, kentang, wortel, serta kubis dengan didampingi langsung oleh Wakil Bupati Kabupaten Karo, Komando Tarigan, beserta jajaran pejabat terkait. Momentum kunjungan tersebut dimanfaatkan untuk menggelar diskusi tatap muka antara produsen hortikultura, distributor, dan BUMD pangan guna memperluas jaringan dagang serta menjajaki peluang kerja sama baru antardaerah.
Agenda kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi audiensi bersama Bupati Kabupaten Karo, Antonius Ginting. Pertemuan tersebut fokus membahas beragam potensi sekaligus tantangan yang dihadapi dalam praktik perdagangan pangan antardaerah. Sesi diskusi ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Gelora Kurnia Putra Ginting, serta Kepala Biro Perekonomian Provinsi Sumatera Utara, Poppy Marulita Hutagalung. Kehadiran mereka merupakan representasi dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Kabupaten Karo terhadap upaya penguatan kerja sama perdagangan pangan lintas wilayah.
Bank Indonesia memiliki keyakinan kuat bahwa optimalisasi Kerja Sama Antar Daerah (KAD) merupakan kebijakan strategis dalam menjaga kendali inflasi. Selain itu, langkah integrasi ini diharapkan mampu memicu pertumbuhan ekonomi di kawasan regional Sumatera yang bersifat berkelanjutan serta inklusif.(Siong)


