Tapsel, SeputarSumut — Peristiwa tanah longsor melanda wilayah Kelurahan Wek I sesudah hujan dengan intensitas deras mengguyur kawasan Batang Toru pada Senin (18/5/2026) malam. Akibat dari bencana alam tersebut, dua orang dilaporkan hilang karena terjang Merosotnya material tanah, di mana satu korban di antaranya yang bernama Yasine, berusia 43 tahun, sudah berhasil dievakuasi pada Selasa (19/5/2026) pagi dalam keadaan meninggal dunia.
“Satu orang telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Satu lagi masih dalam pencarian,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Tapanuli Selatan (Tapsel), Idham Halid Pulungan.
Kabar Daerah: Bencana Longsor di Batang Toru Tapanuli Selatan Satu Korban Meninggal Dunia dan Satu Masih Hilang
Mengenai kronologi kejadian, Idham menjelaskan bahwa petaka yang melanda warga tersebut berawal dari guyuran hujan lebat yang memicu tersumbatnya saluran parit kecil. Kondisi itu lantas membuat volume air meluap dan mengalir ke arah pemukiman rumah warga. Kedua korban kemudian berniat untuk membersihkan sumbatan parit tersebut, namun secara mendadak material longsor runtuh hingga langsung menyeret tubuh keduanya.
“Yang masih dalam pencarian hingga saat ini adalah Sariman Gulo, 22 tahun,” katanya, seraya menyebut proses pencarian oleh tim gabungan dengan dukungan alat berat dan penerangan.
Kunjungan langsung ke lokasi bencana turut dilakukan oleh Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu guna menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah yang terjadi. Gus menegaskan komitmen bahwa pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bakal terus memberikan pendampingan bagi keluarga korban sekaligus menyiapkan segala bentuk bantuan yang diperlukan.
“Kehadiran kami di sini untuk memastikan pencarian berjalan maksimal,” ucapnya.(*/mst)


