Kamis, Juli 2, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Hiburan

Gambang Kromong Musik Tradisional Khas Betawi

Oleh Redaksi 15
Selasa, 27 Januari 2026
Foto: Gambang Kromong Musik Tradisional Khas Betawi

Gambang Kromong sangat populer hingga saat ini. Gambang Kromong mulai berkembang pesat sejak abad ke-19.(Istimewa)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta, SeputarSumut – Wilayah Jakarta memiliki kesenian musik tradisional khas bernama Gambang Kromong yang sangat populer hingga saat ini. Kehadiran bentuk kesenian ini merupakan hasil nyata dari perpaduan harmonis antara kebudayaan masyarakat Betawi dan Tionghoa Peranakan.

Istilah Gambang Kromong sendiri merujuk pada dua instrumen utama yang menjadi nyawa dalam pertunjukannya. Jika gambang tersusun dari rangkaian bilah kayu, maka kromong terdiri atas deretan gong berukuran kecil yang disusun sedemikian rupa.

Kilas Hiburan: Gambang Kromong Musik Tradisional Khas Betawi

Iklan Indako SeputarSumut

Berdasarkan informasi dari berbagai sumber, sejarah mencatat bahwa Gambang Kromong mulai berkembang pesat sejak abad ke-19. Pertumbuhan musik ini berjalan beriringan dengan intensnya interaksi sosial antara warga Betawi asli dengan komunitas Tionghoa di Batavia pada masa itu.

Penggunaan tangga nada pentatonis khas Tionghoa menjadi ciri khas utama yang membedakan Gambang Kromong dengan musik lainnya. Adanya pola melodi tersebut menciptakan irama yang sangat unik sehingga sangat mudah dikenali oleh pendengarnya.

Orkes musik ini tidak hanya mengandalkan instrumen utama saja, melainkan didukung oleh berbagai alat musik lainnya. Beberapa di antaranya meliputi sukong, tehyan, kongahyan, gong, gendang, hingga kecrek yang saling melengkapi satu sama lain.

Berita Terkait

Trailer Film Horor Gotik Werwulf Resmi Dirilis Robert Eggers Siap Tayang Desember

David Harbour dan Millie Bobby Brown Reuni dalam Serial Thriller Mata-Mata Terbaru Netflix dan A24

Dalam berbagai upacara adat masyarakat Betawi, Gambang Kromong sering kali menjadi pengisi acara yang wajib hadir. Kesenian ini biasanya dapat ditemukan pada prosesi pernikahan, perayaan pesta rakyat, maupun sebagai pengiring pementasan lenong.

Sifat penampilannya yang ceria dan sangat komunikatif dengan penonton menjadikannya sebagai pengiring yang pas untuk tarian tradisional seperti Tari Cokek. Suasana yang dibangun dalam setiap pertunjukannya selalu mampu menghidupkan kemeriahan di tengah masyarakat.

Kelestarian budaya ini juga tidak lepas dari peran besar para seniman legendaris Betawi yang memperkenalkan musik ini secara luas. Nama-nama ikonik seperti Benyamin Sueb dan Ida Royani menjadi figur sentral yang membuat Gambang Kromong tetap dicintai lintas generasi.

Walaupun zaman terus berganti, Gambang Kromong tetap eksis dengan melakukan adaptasi menggunakan sentuhan alat musik modern. Namun, segala bentuk penyesuaian tersebut tetap mengedepankan unsur tradisional yang menjadi identitas asli dari kebudayaan Betawi.(*/rri)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Bazar UMKM Ramaikan APEKSI di Medan, PWPM Ikut Gerakkan Ekonomi Lokal
  • Laba Bersih PTPN IV PalmCo Melonjak 90 Persen Capai Rp7,08 Triliun pada 2025
  • HUT ke-436 Kota Medan: Stasiun Medan Layani 913 Ribu Pelanggan Selama Semester Pertama 2026
  • Pilihan Warna Baru New Honda BeAT Meluncur Simak Perubahan Desain dan Daftar Harganya
  • Kecelakaan Lalu Lintas di Tikungan Siahaan Toba Dua Mobil Terlibat Tabrakan dan Dua Pengemudi Dilarikan ke Rumah Sakit
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com