Selasa, Juli 21, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Ekonomi

Harga Kebutuhan Pokok di Sumatera Utara Melonjak Awal Pekan Juli 2026

Oleh Redaksi 15
Senin, 20 Juli 2026
Foto: Harga tomat di pasar tradisional saat ini juga terpantau sedang melambung tinggi.(istimewa)

Harga tomat di pasar tradisional saat ini juga terpantau sedang melambung tinggi.(istimewa)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Medan, SeputarSumut — Sejumlah harga komoditas kebutuhan pokok masyarakat di wilayah Sumatera Utara mengalami lonjakan nilai jual yang cukup signifikan pada perdagangan hari ini. Kenaikan harga tersebut terjadi secara serentak pada beberapa komoditas pangan utama seperti cabai merah, cabai rawit hijau, daging ayam, telur ayam, hingga tomat.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis atau PIHPS Kota Medan per Jumat 17 Juli 2026, rata-rata harga cabai merah ditransaksikan sebesar 26.800 rupiah per kilogram. Namun, nilai jual komoditas tersebut saat ini melonjak tajam dan ditransaksikan pada kisaran harga 36.800 rupiah per kilogram.

Berita Ekonomi: Harga Kebutuhan Pokok di Sumatera Utara Melonjak Awal Pekan Juli 2026

Iklan Indako SeputarSumut
Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Adapun nominal tertinggi untuk komoditas cabai merah di Kota Medan terpantau berada di Pusat Pasar yang menyentuh angka 44.500 rupiah per kilogram. Kondisi serupa juga terjadi pada komoditas cabai rawit hijau yang mengalami pergerakan harga ke atas cukup tinggi pada hari ini.

Mengacu pada data PIHPS, harga komoditas cabai rawit hijau di Kota Medan hari ini ditransaksikan dengan nilai rata-rata 65.900 rupiah per kilogram. Angka tersebut menunjukkan kenaikan dari posisi 57.700 rupiah per kilogram yang tercatat pada hari Jumat pekan lalu.

Nilai jual cabai rawit hijau paling mahal ditemukan di Pasar Tradisional Brayan yang mencapai nominal 68.000 rupiah per kilogram. Kenaikan nilai jual pada kedua jenis cabai tersebut tidak terlepas dari minimnya pasokan atau persediaan barang di pasar pada awal pekan.

Berita Terkait

Pertamina Sumbagut Intensifkan Pengawasan Distribusi BBM di Tiga Provinsi

DJP Mulai Uji Coba Kepatuhan Kolaboratif Bersama PT Pertamina

Ekonom Sumatera Utara, Gunawan Benjamin, memberikan analisis mengenai pergerakan nilai jual sejumlah komoditas pangan utama tersebut di Kota Medan. Menurutnya, fluktuasi harga yang terjadi di pasar saat ini masih dipengaruhi oleh siklus mingguan pasokan barang dari daerah penghasil.

“Kenaikan harga saat ini lebih mencerminkan dinamika pasar yang memang tidak stabil di awal pekan. Lompatan di awal pekan memang kerap terjadi, akibat pasokan yang minim seiring libur akhir pekan sebelumnya,” ujar Gunawan Benjamin di Medan, Senin 20 Juli 2026.

Lebih lanjut, Gunawan Benjamin memproyeksikan bahwa pergerakan harga pangan ini bersifat sementara dan akan segera mengalami penyesuaian dalam beberapa hari ke depan. Hal ini seiring dengan kembali normalnya distribusi pasokan barang ke sejumlah pasar tradisional.

“Harga berpeluang untuk kembali turun pada perdagangan besok, dan akan menemui titik keseimbangan pada hari Rabu atau Kamis mendatang,” jelas Gunawan Benjamin.

Berdasarkan hasil pengamatan langsung di lapangan, selain komoditas cabai, harga tomat di pasar tradisional saat ini juga terpantau sedang melambung tinggi. Nilai jual komoditas tomat mengalami kenaikan sekitar 40 persen dibandingkan dengan transaksi pada akhir pekan lalu.

Harga tomat melesat dari nominal 10.000 rupiah per kilogram pada hari Jumat menjadi 14.000 rupiah per kilogram pada hari ini. Kenaikan harga tomat dan potensi pergerakan nilai jualnya ke depan dinilai tidak jauh berbeda dengan ekspektasi dinamika harga cabai sejauh ini.

Kondisi yang sedikit berbeda terjadi pada pergerakan harga komoditas telur ayam dan daging ayam di pasar tradisional. Rata-rata nilai jual untuk komoditas daging ayam di Kota Medan terkonfirmasi mengalami kenaikan harga dengan mengacu pada data resmi PIHPS.

Pada perdagangan hari Jumat 17 Juli 2026, harga daging ayam di Kota Medan berada pada nilai rata-rata 33.200 rupiah per kilogram. Sementara itu, pada perdagangan hari ini komoditas tersebut dipasarkan dan dijual pada kisaran angka sekitar 35.800 rupiah per kilogram.

Nominal harga paling mahal untuk komoditas daging ayam dijual di Pasar Sukaramai dan Pasar Brayan yang tercatat mencapai angka 36.500 rupiah per kilogram. Tren kenaikan harga ini juga diikuti secara linear oleh komoditas telur ayam di pasar.

Harga telur ayam mengalami kenaikan sekitar 100 rupiah per butir jika dibandingkan dari posisi hari Jumat pekan lalu di level 27.600 rupiah per kilogram. Bahkan dalam rentang waktu sepekan terakhir, harga komoditas telur ayam sudah merangkak naik dari nominal 27.450 rupiah per kilogram.

Terdapat tiga pasar yang membukukan nilai jual paling mahal untuk telur ayam dengan mengacu pada data PIHPS, yakni Pasar Brayan, Pusat Pasar, dan Pasar Petisah. Di ketiga pasar tersebut, harga telur ayam bertengger di level 28.000 rupiah per kilogram atau sekitar 1.750 rupiah per butirnya.

Gunawan Benjamin turut memaparkan faktor utama yang menggerakkan kenaikan harga pada sektor komoditas peternakan tersebut. Faktor musiman dan pergeseran tingkat konsumsi masyarakat setelah masa liburan menjadi pendorong utama tren kenaikan harga saat ini.

“Untuk pemicu kenaikan harga daging dan telur ayam sendiri masih dipicu oleh kenaikan demand atau permintaan setelah libur panjang dan bulan Muharram,” tutur Gunawan Benjamin.

Melihat tren pergerakan konsumsi dan ketersediaan pasokan saat ini, Gunawan Benjamin memprediksi harga kedua komoditas hewani tersebut masih sulit untuk turun dalam waktu dekat. Pergerakan harga diperkirakan masih akan tertahan pada level yang tinggi.

“Harga kedua komoditas tersebut akan bertahan dalam jangka pendek dengan masih memiliki potensi untuk naik meskipun terbatas,” pungkas Gunawan Benjamin.(Siong)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Korban Ledakan Komplek Grand Polonia Medan Diduga Tertimbun Reruntuhan
  • Pertamina Sumbagut Intensifkan Pengawasan Distribusi BBM di Tiga Provinsi
  • Harga Kebutuhan Pokok di Sumatera Utara Melonjak Awal Pekan Juli 2026
  • KAI Divre I Sumut Siagakan Infrastruktur Antisipasi Dampak Cuaca Ekstrem
  • KAI Divre I Sumut Jalankan Inspeksi Jalur KA Rantauprapat Baru Aek Nabara
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com