Kamis, Juli 2, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Ekonomi

Harga TBS Sawit di Sumut Tembus 3 Ribu Rupiah per Kilogram di Tengah Pelemahan Rupiah

Oleh Redaksi 15
Selasa, 5 Mei 2026
Foto: ilustrasi TBS sawit.(Istimewa)

ilustrasi TBS sawit.(Istimewa)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Medan, SeputarSumut — Pengamat Ekonomi Sumatera Utara, Gunawan Benjamin, memberikan analisis mendalam terkait kondisi industri kelapa sawit di Medan pada Selasa, 5 Mei 2026. Meski saat ini harga pupuk tengah merangkak naik dan meresahkan petani, terdapat sejumlah faktor fundamental yang diyakini mampu menjaga stabilitas pendapatan di sektor ini.

Kenaikan harga pupuk sebelumnya sempat memicu kekhawatiran mengenai penurunan kualitas perawatan kebun karena biaya operasional yang membengkak. Namun, Gunawan menilai ada fakta lapangan yang justru memberikan harapan bagi para petani, terutama terkait pergerakan nilai tukar mata uang.

Berita Ekonomi: Harga TBS Sawit di Sumut Tembus 3 Ribu Rupiah per Kilogram di Tengah Pelemahan Rupiah

Iklan Indako SeputarSumut

“Pelemahan nilai tukar Rupiah yang menyentuh angka 17.400 per US Dolar pada perdagangan hari ini justru mendorong aktivitas ekspor minyak olahan sawit,” jelas Gunawan.

Ia menambahkan bahwa kondisi ini meningkatkan pendapatan eksportir yang berdampak langsung pada harga di tingkat bawah. “Harga Tandan Buah Segar atau TBS di tingkat petani berpotensi tetap tinggi atau bahkan merangkak naik, sehingga kenaikan harga TBS tersebut diharapkan dapat menutupi beban biaya pupuk yang mahal,” tuturnya.

Selain faktor mata uang, jaminan ketersediaan stok pupuk dari pemerintah menjadi poin penting kedua. Pemerintah telah memastikan bahwa pasokan di lapangan mencukupi untuk kebutuhan petani sawit, yang sangat krusial di tengah isu kelangkaan akibat eskalasi perang antara Iran dengan Amerika Serikat serta Israel.

Berita Terkait

Bazar UMKM Ramaikan APEKSI di Medan, PWPM Ikut Gerakkan Ekonomi Lokal

Laba Bersih PTPN IV PalmCo Melonjak 90 Persen Capai Rp7,08 Triliun pada 2025

Mengenai kinerja ekspor ke negara tujuan utama seperti Tiongkok dan India, Gunawan melaporkan bahwa sejauh ini tidak ada gangguan signifikan. Arus pengiriman ke dua negara konsumen terbesar tersebut masih berjalan dengan baik meskipun tensi geopolitik global sedang memanas.

Terkait tantangan alam, fenomena El Nino memang masih mengancam produktivitas nasional, namun dampaknya di setiap wilayah berbeda-beda. “Wilayah Sumatera Utara dan Aceh dinilai masih memiliki kondisi yang lebih baik karena tetap mendapatkan curah hujan,” beber Gunawan.

Ia juga memproyeksikan bahwa kinerja ekspor dari Sumatera Utara akan terus terjaga konsistensinya sepanjang tahun 2026. Namun, Gunawan tetap memberikan catatan waspada terhadap dinamika peperangan yang sulit diprediksi karena bisa menjadi faktor ketidakpastian di masa mendatang.

“Secara perhitungan ekonomi saat ini, kenaikan harga pupuk belum dianggap sebagai ancaman yang serius bagi produktivitas,” tegas Gunawan.

Hal ini diperkuat dengan fakta harga di lapangan yang sangat menguntungkan petani saat ini. “Pelemahan Rupiah telah mengerek harga TBS di level petani hingga menembus angka di atas 3 ribu rupiah per kilogram,” pungkasnya.(Siong)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Bazar UMKM Ramaikan APEKSI di Medan, PWPM Ikut Gerakkan Ekonomi Lokal
  • Laba Bersih PTPN IV PalmCo Melonjak 90 Persen Capai Rp7,08 Triliun pada 2025
  • HUT ke-436 Kota Medan: Stasiun Medan Layani 913 Ribu Pelanggan Selama Semester Pertama 2026
  • Pilihan Warna Baru New Honda BeAT Meluncur Simak Perubahan Desain dan Daftar Harganya
  • Kecelakaan Lalu Lintas di Tikungan Siahaan Toba Dua Mobil Terlibat Tabrakan dan Dua Pengemudi Dilarikan ke Rumah Sakit
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com