Selasa, Juli 7, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Medan

Heboh Curhat Dokter Obat Habis hingga Pasien Meninggal, Bobby Cek RS Pirngadi

Oleh Redaksi 15
Selasa, 3 September 2024
Foto: RSUD Pirngadi

RSUD Pirngadi. Medan. Net

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar-Medan | Seorang dokter bernama Soeroso yang bertugas di RSUD dr Pirngadi Medan, curhat mengeluhkan rumah sakit milik Pemerintahan Kota (Pemko) Medan tersebut yang kehabisan obat. Imbasnya, ada pasien meninggal dunia. Sontak curhat yang diunggahnya di media sosial ini mengundang kehebohan publik.

“Innalilahi wa inna ilaihi raji’un. Ada pasien aku exit, meninggal dia,” kata Soeroso dalam akun TikTok @Soeroso, seperti dilansir VIVA, Selasa, 3 September 2024.

Info Medan: Heboh Curhat Dokter Obat Habis hingga Pasien Meninggal, Bobby Cek RS Pirngadi

Iklan Indako SeputarSumut

Dokter tersebut mengkritik Bobby Nasution yang tengah sibuk maju sebagai bakal calon Gubernur Sumut 2024. Dengan kondisi itu, RSUD dr Pirngadi Medan terkesan telantar.

Soeroso pun mendesak menantu Presiden RI Joko Widodo itu bisa segera menyelesaikan persoalan di rumah sakit tersebut.

“Tolonglah, sebelum bapak maju apa, ini Pilgub (pemilihan gubernur), tolong diberesin rumah sakit ini. Pening kepala aku, sudah dua pasien aku exit, bikin malu aja,” ujar Soeroso.

Berita Terkait

Wali Kota Rico Waas Luncurkan Inovasi Mata Deli Pasang 200 CCTV Swadaya Pantau Kriminalitas di Medan Deli

Wali Kota Medan Rico Waas Tampung Keluhan Banjir dan Jalan Rusak di Medan Labuhan serta Siapkan Solusi Infrastruktur

Soeroso mengaku untuk membeli obat untuk pasien, ia bersama koas mesti mengeluarkan kocek pribadi. Hal itu dilakukan karena stok obat habis di RSUD dr Pirngadi Medan.

“Ini rumah sakit kayak gini, masak nggak ada obat. Haduh sampai kami, aku sama koas beli obat, tahu. Jadi, pasien ini meninggal insya Allah bukan aku yang tanggung, karena aku bukan DPJP (Dokter Penanggung Jawab Pelayanan),” kata Soeroso.

Kemudian, Soeroso memohon ke pihak rumah sakit untuk segera menyediakan obat yang dibutuhkan pasiennya.

“Manajemen tolong lah. Pusing aku pasien-pasien aku banyak WA aku. Dok, obat-obat kemoterapi juga habis,” lanjut Soeroso. “Aduh kalian maunya apa (RS Pirngadi) tolong lah ya. Beresin, obat-obat dipesanlah. Jadi, duit itu ke mana?,” katanya.

Menyikapi video viral itu, Wali Kota Medan, Bobby Nasution mengatakan pihaknya akan mengecek ketersediaan obat di RSUD Pirngadi Medan. Ia bilang hal itu akan jadi prioritas.

“Pasti akan kita cek. Kita lihat ketersediaan obat pelayanan RSUD, harus jadi prioritas,” kata Bobby usai menjalani tes kesehatan di RSUP H Adam Malik, Kota Medan, Senin malam, 2 September 2024.

Bobby menuturkan Pemko Medan sebagai pengawas RSUD dr Pirngadi melakukan pemantauan terhadap pasokan ketersediaan obat. Dia mengatakan untuk masalah stok, sudah disampaikan termasuk pasokan di gudang agar rutin dicek. “Bahkan obat yang dibeli jangka kedaluwarsa, selalu kita minta diperhatikan betul,” sebut Bobby.

Lebih lanjut, dia mengatakan akan menindak tegas manajemen RSUD dr Pirngadi Medan bila ada kelalaian dalam stok obat yang habis itu. “Kita selalu ambil sikap tegas. Termasuk beberapa waktu lalu ada yang main-main di dinas kesehatan kita ambil tindakan tegas,” lanjut Bobby.

“Kita gak mau sekalinya leler, sekalinya lalai yang jadi korban masyarakat,” jelas Bobby. (vivamedan/ss)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Klinik Mediska KAI Sumut Layani 8.715 Pasien Sepanjang Semester I 2026, Fasilitas Kesehatan Makin Dipercaya Publik
  • OJK Dorong Literasi Pasar Modal Syariah Generasi Muda Melalui SEPMT 2026 di Jawa Timur
  • Presiden Prabowo Subianto Menyambut PM Singapura Lawrence Wong di Istana Merdeka, 26 MoU Siap Ditandatangani
  • Harga Cabai Rawit di Sumut Melonjak Akibat Pasokan Minim, Daging Ayam Justru Lesu
  • Truk Tangki CPO Rem Blong Tabrak Beruntun Sigra dan Truk Pertamina di Pematangsiantar
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com