Medan, SeputarSumut — PT Indako Trading Coy selaku main dealer Honda di wilayah Sumatera Utara terus menghadirkan berbagai program pembinaan bagi SMK binaan Honda melalui langkah nyata penguatan pendidikan vokasi. Upaya tersebut diwujudkan melalui kolaborasi bersama Astra Honda Authorized Service Station Indako Trading Coy Ngumban Surbakti di SMK Muhammadiyah 9 Medan pada 16 hingga 17 Juli 2026.
Langkah ini menjadi salah satu bagian penting dalam menyiapkan lulusan yang mampu menjawab kebutuhan dunia industri. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi otomotif, pengalaman belajar secara langsung menjadi bekal yang semakin dibutuhkan siswa untuk memahami bagaimana dunia kerja sesungguhnya berjalan.
Info Medan: Honda dan SMK Muhammadiyah Sembilan Medan Sinergi Kuatkan Vokasi Otomotif
Pengalaman Praktis dan Pengenalan Budaya Kerja Industri
Selama dua hari, suasana pembelajaran di lingkungan sekolah tersebut terasa berbeda dari hari biasanya. Para siswa tidak hanya belajar dari buku maupun penjelasan di dalam kelas, tetapi juga berkesempatan melihat secara langsung bagaimana standar pelayanan dan prosedur kerja diterapkan di bengkel resmi Honda.
Bersama teknisi terlatih AHASS, mereka mempelajari proses pemeriksaan sepeda motor secara saksama. Selain itu, para siswa memahami pentingnya ketelitian dalam setiap pekerjaan, hingga mengenal budaya kerja yang mengedepankan kualitas layanan kepada konsumen.
Pengalaman tersebut menjadi nilai tambah bagi siswa karena memberikan gambaran yang lebih nyata mengenai dunia kerja yang akan mereka hadapi setelah lulus. Pembelajaran pun tidak lagi sebatas memahami teori, tetapi juga melatih keterampilan, kedisiplinan, dan tanggung jawab yang menjadi bagian penting dalam industri otomotif.
Kompetensi Siswa dan Kesiapan Menghadapi Dunia Kerja
Instructor Technical Service PT Indako Trading Coy, Abdi Rahmad, dengan semangat Satu Hati mengatakan bahwa pengalaman belajar yang bersentuhan langsung dengan dunia industri menjadi salah satu cara untuk membantu siswa lebih siap menghadapi tantangan di masa depan.
“Melalui berbagai program pembinaan yang dijalankan bersama sekolah binaan Honda, kami berupaya menghadirkan pengalaman belajar yang lebih aplikatif bagi siswa. Kegiatan seperti ini menjadi bagian dari penguatan kompetensi, sehingga siswa tidak hanya memahami teori di kelas, tetapi juga memperoleh gambaran nyata mengenai standar kerja, pelayanan, dan perkembangan teknologi yang digunakan di jaringan Honda,” ujar Abdi Rahmad.
Sebagai bagian dari program pembinaan SMK binaan Honda di Sumatera Utara, kolaborasi seperti ini terus dihadirkan untuk mendekatkan dunia pendidikan dengan kebutuhan industri. Harapannya, setiap pengalaman yang diperoleh siswa selama proses pembelajaran dapat menjadi bekal berharga dalam membangun kepercayaan diri, meningkatkan kompetensi, dan mempersiapkan langkah mereka memasuki dunia kerja.(Siong)

