Langkat, SeputarSumut — Nasib malang menimpa sebuah usaha rumahan di Dusun IV Sidorejo, Desa Sido Makmur, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, setelah dapur pengolahan tahu miliknya ludes terbakar pada Rabu (11/3/2026). Walaupun tidak ada laporan mengenai korban meninggal atau luka, amukan si jago merah tersebut diperkirakan menyebabkan kerugian materiil mencapai puluhan juta rupiah.
Peristiwa nahas ini bermula ketika aktivitas produksi di dalam dapur pengolahan tahu tersebut sedang berjalan sebagaimana mestinya. Dugaan awal menunjukkan bahwa percikan api pertama kali muncul dari bagian tungku pemanas yang digunakan untuk mengolah bahan baku.
Kabar Daerah: Insiden Kebakaran Dapur Tahu di Langkat, Pemilik Alami Kerugian Hingga Puluhan Juta Rupiah
Pemicu utama kebakaran disinyalir karena api di dalam tungku yang terlalu besar, sehingga suhu minyak goreng di dalam kuali meningkat secara ekstrem dan mendadak. Akibat panas yang berlebihan, minyak tersebut langsung tersambar api dan menciptakan kobaran besar yang sulit dikendalikan oleh para pekerja.
Hanya dalam hitungan menit, lidah api sudah merambat ke bagian atas bangunan dan membakar plafon dapur. Material plafon yang terbuat dari bahan triplek membuat api dengan sangat cepat meluas dan menghanguskan bagian atap bangunan.
Meskipun api sempat menggila, seluruh penghuni dan pekerja di lokasi dipastikan selamat tanpa ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Kendati demikian, sejumlah alat-alat produksi penting serta fisik bangunan dapur mengalami kerusakan parah akibat terjangan api.
Sesaat setelah api terlihat membumbung tinggi, warga setempat langsung berjibaku bersama petugas pemadam kebakaran untuk melakukan tindakan pemadaman. Langkah cepat tersebut dilakukan guna memastikan titik api tidak menjalar ke bangunan-bangunan lain yang berada di area pemukiman sekitar.
Pihak kepolisian saat ini masih berada di lokasi kejadian untuk mengumpulkan keterangan dan melakukan pendataan secara akurat terkait total kerugian yang diderita pemilik usaha. Penyelidikan mendalam masih dilakukan untuk memperjelas kronologi teknis pemicu kebakaran tersebut.
Konfirmasi mengenai adanya musibah ini disampaikan langsung oleh Kapolsek Kuala, AKP Syamsul Bahri. Ia membenarkan bahwa insiden kebakaran telah terjadi di lokasi tersebut dan personel kepolisian sudah diterjunkan ke TKP untuk melakukan pengamanan.(*/mst)


