Batu Bara, SeputarSumut — Nasib malang menimpa Mardiah (42), warga Dusun Kampung Panjang, Desa Padang Genting, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batu Bara. Satu unit kediaman permanen miliknya hangus dilalap si jago merah saat sedang ditinggal pergi oleh pemiliknya pada Rabu (25/3/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.
Konfirmasi mengenai musibah tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Labuhan Ruku, Kompol Cecep Suhendra. Ia membenarkan bahwa telah terjadi kebakaran rumah di wilayah hukumnya dan segera menindaklanjuti laporan masyarakat mengenai adanya bangunan yang terbakar dalam kondisi kosong tersebut.
Kabar Daerah: Insiden Kebakaran Rumah di Desa Padang Genting Batu Bara, Diduga Akibat Korsleting
Langkah cepat diambil oleh Kompol Cecep sesaat setelah menerima informasi dari warga. Beliau segera menghubungi armada pemadam kebakaran (damkar) milik pemerintah setempat dan langsung bergegas memimpin personel menuju lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi.
Saksi mata yang pertama kali menyadari munculnya api adalah Daniel, yang merupakan tetangga dekat korban. Daniel melihat kepulan asap tebal keluar dari bagian atas kamar rumah Mardiah, hingga ia spontan berteriak meminta tolong yang memicu kedatangan warga sekitar ke arah sumber api.
Aksi gotong-royong langsung ditunjukkan oleh masyarakat setempat yang berusaha menjinakkan api dengan alat seadanya. Tidak berselang lama, armada mobil Damkar tiba di lokasi dan langsung melakukan penyemprotan secara intensif untuk memutus perambatan api.
Sinergi antara respons cepat warga, petugas pemadam, serta personel Polsek Labuhan Ruku membuahkan hasil positif. Dalam waktu yang relatif singkat, kobaran api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya sebelum sempat meratakan seluruh konstruksi bangunan.
“Meskipun sejumlah perabotan rumah tangga milik korban tidak dapat diselamatkan dan hangus terbakar, kami pastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” jelas Kompol Cecep saat memberikan keterangan di lokasi.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran pada rumah yang juga berfungsi sebagai kios ponsel tersebut masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut. Namun, berdasarkan hasil olah TKP awal, pihak kepolisian menduga kuat bahwa api dipicu oleh adanya hubungan arus pendek atau korsleting listrik.(*/mst)


