Tapsel, SeputarSumut – Akses jalan yang menghubungkan Tapanuli Selatan (Tapsel) dengan Tapanuli Utara (Taput) sempat mengalami lumpuh total selama beberapa jam akibat tertutup material tanah. Berkat kesigapan penuh dari jajaran Forkopimda Tapsel melalui Forkopimca Sipirok yang bekerja sama dengan masyarakat dan pihak swasta, timbunan longsor berhasil dievakuasi dari permukaan aspal. “Jalan sempat tertutup beberapa jam, namun kini sudah kembali bisa dilalui kendaraan,” jelas salah seorang petugas yang bersiaga di lokasi kejadian.
Intensitas hujan yang sangat tinggi di wilayah Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), dalam beberapa hari belakangan memicu terjadinya musibah longsor di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Sihoru-horu. Bencana alam tersebut dilaporkan melanda kawasan Desa Luat Kombang pada Kamis (18/12/2025).
Kabar Daerah: Jalinsum Sihoru-horu Dilanda Longsor Akibat Hujan
Kerusakan bangunan juga dilaporkan oleh Erwin Siregar, seorang pria berusia 30 tahun. Ia mengungkapkan bahwa rumah yang dihuni bersama ibu dan istrinya mengalami retakan hebat di berbagai sisi, sehingga terdapat ancaman serius bangunan tersebut akan ambruk ke dalam jurang. “Kondisi tembok rumah sudah retak dan sangat berbahaya jika tetap dihuni,” tuturnya dengan nada khawatir.
Meskipun tidak memakan korban jiwa, dampak kerusakan material cukup signifikan dengan dua unit rumah warga hancur tertimbun tanah. Akibat hunian mereka tidak lagi layak pakai, sebanyak dua kepala keluarga (KK) kini harus mengungsi ke kediaman saudara mereka demi alasan keamanan.
Salah seorang korban terdampak, Madi Siregar (35), menceritakan kondisi pilu yang dialami keluarganya saat ini. “Rumah saya rusak berat dan sudah tidak bisa ditempati. Kami terpaksa mengungsi sementara,” ungkap Madi mengenai kondisi tempat tinggalnya yang luluh lantak diterjang longsor tersebut.(*/mst)


