Batu Bara, SeputarSumut — Sebuah musibah kebakaran melanda jembatan gantung yang berlokasi di Desa Mandarsah, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara pada Sabtu (27/6/2026) sekitar pukul 18.00 WIB hingga menyebabkan fasilitas tersebut hangus. Insiden yang menghanguskan infrastruktur penyeberangan ini seketika memicu kehebohan warga setempat yang langsung berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian.
Hingga saat ini, otoritas berwenang belum bisa memastikan apa yang menjadi penyebab utama dari terbakarnya jembatan gantung yang berfungsi sebagai jalur penghubung antara Desa Mandarsah dengan Desa Pakam tersebut. Kendati demikian, spekulasi mengenai pemicu kebakaran marak beredar di media sosial melalui tanggapan netizen pada postingan akun Facebook @Agus Tina dan @Rahma. Berdasarkan narasi warganet, peristiwa diduga bermula ketika kobaran api keluar dari bagian knalpot sepeda motor yang sedang dikendarai oleh seorang warga bernama Tompul saat melintasi jembatan sembari mengangkut tiga jeriken berisi BBM jenis pertalite.
Kabar Daerah: Jembatan Gantung Penghubung Antardesa di Medang Deras Batu Bara Hangus Terbakar
Semburan api yang diduga berasal dari knalpot kendaraan roda dua tersebut kemudian dengan cepat menyambar muatan pertalite di dekatnya. Alhasil, percikan tersebut memicu kobaran api yang sangat besar hingga melahap seluruh bagian lantai jembatan gantung tersebut. Dalam kejadian mencekam ini, pengendara sepeda motor dikabarkan selamat setelah berhasil meloloskan diri tepat waktu, meski kendaraan roda dua miliknya hangus dan tidak dapat diselamatkan dari lahapan api.
Dampak dari hangusnya fasilitas penyeberangan ini terhitung sangat besar bagi aktivitas warga setempat. Jembatan dengan bentang panjang mencapai 83 meter yang melintang di atas aliran Sungai Padang ini sejatinya merupakan jalur vital bagi pergerakan masyarakat, rute anak-anak menuju sekolah, serta akses utama untuk mendistribusikan hasil-hasil pertanian. Ironisnya, infrastruktur ini sebenarnya baru saja rampung direhabilitasi dan diperbaiki secara menyeluruh beberapa bulan yang lalu melalui program kerja sama antara jajaran Kodim 0208/Asahan bersama dengan masyarakat sekitar.
Pada proyek pemugaran yang dilakukan beberapa bulan lalu itu, pengerjaan yang telah diselesaikan meliputi penggantian material lantai dengan lembaran pelat besi, pembenahan pada bagian rangka, pengelasan konstruksi bangunan jembatan, hingga pengecatan ulang secara menyeluruh guna menjamin keamanan serta kekokohan konstruksi saat dilewati warga.
Pihak kepolisian setempat telah memberikan konfirmasi resmi mengenai terjadinya musibah ini melalui pernyataan dari Kapolsek Medang Deras AKP AH Sagala.
“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran jembatan gantung tersebut,” ujar Sagala, Minggu (28/6/2026).(*/mst)


