Medan, SeputarSumut — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara secara resmi menyatakan dukungan penuh terhadap inisiasi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam menyelenggarakan program Mudik Gratis periode Angkutan Lebaran 1447 Hijriah. Sebagai kontribusi nyata, KAI telah mengalokasikan total 1.380 tempat duduk yang akan melayani masyarakat untuk rute Medan–Rantauprapat serta Medan–Tanjungbalai secara pulang pergi (PP).
Sinergi antara KAI Divre I dan Pemprov Sumut ini bertujuan untuk memfasilitasi warga yang berencana merayakan Idul Fitri di kampung halaman tanpa harus terbebani biaya transportasi. Plt. Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menegaskan bahwa kolaborasi tersebut merupakan wujud nyata dalam menyediakan layanan angkutan cuma-cuma yang menjamin keamanan bagi masyarakat.
Berita Ekonomi: KAI Divre I Sumut Siapkan 1.380 Kursi Mudik Gratis Lebaran 1447 H, Ini Rute dan Jadwalnya
Pembagian kuota kursi dilakukan secara merata dari total kapasitas yang tersedia, di mana 690 kursi disiapkan untuk arus mudik dan 690 kursi lainnya dialokasikan bagi arus balik. Rancangan skema ini bertujuan agar proses mobilisasi warga selama periode libur panjang tetap tertib dan mampu mengakomodasi kebutuhan penumpang dengan baik.
Khusus koridor menuju Rantauprapat, pihak KAI menyediakan jatah sebanyak 440 penumpang yang akan diberangkatkan dalam dua jadwal, yaitu pada 16 dan 19 Maret 2026. Layanan ini akan menggunakan rangkaian KA Sribilah Utama Fakultatif yang dijadwalkan mulai bertolak dari Stasiun Medan tepat pada pukul 10.10 WIB.
Agenda arus balik atau kepulangan masyarakat dijadwalkan berlangsung pada tanggal 27 dan 28 Maret 2026 dengan daya tampung yang sama. Menggunakan rangkaian kereta yang serupa, para penumpang akan diberangkatkan kembali dari Stasiun Rantauprapat pada pukul 17.05 WIB menuju Kota Medan.
Anwar Yuli Prastyo juga menambahkan bahwa fasilitas ini menjadi kesempatan besar bagi masyarakat asal wilayah Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, dan daerah sekitarnya yang saat ini berdomisili atau bekerja di Medan untuk pulang ke tanah kelahiran secara gratis.
Sementara itu, untuk destinasi menuju Tanjungbalai, kuota yang disediakan adalah sebanyak 500 kursi yang terbagi menjadi 250 untuk arus mudik dan 250 untuk arus balik. Operasional layanan ini akan menggunakan KA Putri Deli yang dijadwalkan berangkat dari Stasiun Medan pada 16 Maret 2026 pukul 07.15 WIB.
Kepulangan menuju ibu kota provinsi dari Stasiun Tanjungbalai dapat diakses masyarakat pada tanggal 27 Maret 2026. Rangkaian kereta api tersebut akan memulai perjalanannya menuju Medan pada pukul 08.15 WIB untuk mengantar kembali para pemudik.
Masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam program ini diwajibkan melakukan pendaftaran secara langsung atau luring melalui posko yang tersedia di Kantor Dinas Perhubungan Sumatera Utara. Alamat lengkap pendaftaran berada di Jl. Imam Bonjol No. 61, Suka Damai, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan.
Pihak KAI Divre I Sumatera Utara mengingatkan dengan tegas mengenai pentingnya kesesuaian data diri pendaftar dengan tiket yang akan dicetak demi kelancaran verifikasi. Anwar menekankan agar pelanggan memastikan nama yang terdaftar identik dengan identitas asli, karena jika ditemukan ketidaksinkronan data, penumpang tidak akan diizinkan untuk berangkat.
Pendaftaran secara mandiri sangat dianjurkan guna menghindari praktik percaloan yang merugikan bagi masyarakat. Hal ini menjadi langkah krusial untuk mencegah timbulnya biaya tambahan yang tidak resmi serta meminimalisir risiko kegagalan keberangkatan akibat kepemilikan tiket ilegal.
Layanan prima bagi masyarakat luas tetap menjadi prioritas utama dalam kolaborasi antara KAI Divre I dan Pemprov Sumatera Utara melalui moda transportasi kereta api. Selain menjadi solusi praktis untuk menghindari kemacetan di jalan raya saat puncak arus mudik, KAI berkomitmen memastikan setiap pemudik merasakan pengalaman perjalanan yang nyaman, aman, sekaligus menyenangkan. (Siong)

