Simalungun, SeputarSumut — Insiden kebakaran hebat melanda kawasan Dusun III Saribu Jawa, Nagori Ujung Bondar, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun pada Selasa (3/2/2026) malam. Peristiwa ini menghanguskan sejumlah bangunan dan fasilitas penting di lokasi tersebut.
Dampak dari amukan si jago merah tersebut meliputi satu unit bangunan gereja, gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), satu unit rumah tinggal milik warga, hingga sebuah mobil operasional PAUD. Berdasarkan taksiran sementara, total nilai kerugian materiil akibat kejadian ini diperkirakan menembus angka Rp500 juta.
Kabar Daerah: Kebakaran di Dusun III Saribu Jawa Simalungun
Victor Purba selaku Kepala Bidang Kesiapsiagaan BPBD Simalungun pada Rabu (4/2/2026) mengungkapkan bahwa laporan pertama mengenai kebakaran masuk pada pukul 22.44 WIB. Informasi tersebut disampaikan langsung oleh pemilik bangunan sekaligus pelapor, Pdt Hotmarisi Pakpahan yang berusia 50 tahun.
“Langkah cepat diambil petugas segera setelah menerima laporan dengan langsung menuju titik api. Armada pemadam kebakaran tercatat sampai di lokasi kejadian pada pukul 23.25 WIB,” jelas Victor.
Kondisi objek yang terbakar cukup besar sehingga mengakibatkan proses pemadaman memakan waktu yang relatif lama. Upaya pengendalian api baru membuahkan hasil dan padam secara total pada pukul 01.55 WIB, di mana meski kerusakan fisik pada fasilitas pendidikan dan ibadah cukup parah, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.
Sinergi berbagai pihak dikerahkan dalam penanganan kebakaran ini, mulai dari Damkar Unit Pos Siantar Kabupaten Simalungun, Damkar Kota Pematang Siantar, personel Babinsa, hingga warga sekitar yang secara gotong royong membantu memadamkan api serta menjaga keamanan lokasi.
Pihak berwenang saat ini masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui penyebab pasti dari munculnya api. Guna menghindari terulangnya kejadian serupa, BPBD Simalungun meminta masyarakat untuk lebih waspada terhadap risiko kebakaran, khususnya pada bangunan dengan aktivitas pendidikan dan sosial serta di area permukiman yang padat.(*/mst)


