Simalungun, SeputarSumut — Peristiwa kebakaran hebat dilaporkan telah menghanguskan satu unit hunian milik warga di Dusun Hinalang, Nagori Pagar Pinang, Kecamatan Jorlang Hataran, Kabupaten Simalungun pada Rabu, 22 April 2026. Insiden yang diperkirakan terjadi sekitar pukul 11.30 WIB tersebut menyebabkan bangunan yang didominasi material kayu itu rata dengan tanah hanya dalam kurun waktu yang singkat.
Pada saat si jago merah mengamuk, rumah tersebut sedang ditinggal oleh penghuninya sehingga api dengan cepat menjalar dan melalap seluruh konstruksi bangunan tanpa ada barang yang sempat dievakuasi. Saat ini, kondisi di lokasi kejadian terpantau hanya menyisakan puing-puing kayu yang telah menghitam akibat kobaran api yang sangat masif.
Kabar Daerah: Kebakaran Hanguskan Rumah Kayu di Dusun Hinalang Simalungun Saat Pemilik Tidak Berada di Tempat
Menurut keterangan dari seorang warga setempat bernama Ida Manurung, kobaran api baru disadari ketika sudah dalam kondisi membesar. Ia menyebutkan bahwa saat titik api mulai terlihat, pemilik rumah memang sedang melakukan aktivitas di luar rumah.
Kejadian bermula pada pukul 11.30 WIB, namun mengenai pemicu utama kebakaran masih menjadi tanda tanya karena pada saat itu rumah sedang kosong, tutur Ida saat dikonfirmasi oleh awak media.
Masyarakat yang berada di sekitar lokasi sempat bahu-membahu mencoba menjinakkan api dengan alat pemadam seadanya sebagai upaya pencegahan agar kebakaran tidak meluas ke hunian warga lainnya. Meskipun upaya darurat telah dilakukan secara maksimal, kekuatan api yang terlalu besar membuat bangunan utama tidak mungkin lagi untuk diselamatkan.
Kedatangan unit pemadam kebakaran ke titik lokasi juga dikabarkan mengalami kendala teknis berupa keterlambatan. Penduduk setempat menilai faktor infrastruktur jalan yang buruk serta letak geografis dusun yang terpencil menjadi alasan tim pemadam memerlukan waktu lebih lama untuk sampai ke lokasi kebakaran.
Keterlambatan armada pemadam memang terjadi karena akses jalan yang kurang memadai serta jarak yang jauh. Namun, beruntungnya berkat kerja sama warga, api pada akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya agar tidak merembet, tambah Ida menjelaskan situasi di lapangan.
Sampai dengan berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih berada di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara atau TKP. Penyelidikan mendalam sedang dilakukan guna memastikan penyebab pasti munculnya api sekaligus melakukan pendataan untuk menghitung total kerugian materiil yang diderita oleh korban.(*/mst)


