Simalungun — Insiden kebakaran hebat melanda satu unit hunian warga di Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun pada Selasa (17/3/2026) siang. Amukan si jago merah tersebut diduga kuat dipicu oleh adanya korsleting listrik, yang mengakibatkan pemilik rumah mengalami kerugian material hingga mencapai angka ratusan juta rupiah.
Lokasi kejadian tepatnya berada di Jalan Bahagia, Lingkungan 1A, Perdagangan III. Rumah yang menjadi sasaran api tersebut merupakan milik Nurmansyah (52). Selain bangunan rumah, satu unit mobil penumpang merek KUPJ yang sedang terparkir di area tersebut juga tidak sempat diselamatkan dan hangus terbakar. Beruntung, dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.
Kabar Daerah: Kebakaran Rumah di Bandar Simalungun: Satu Unit Mobil Turut Hangus Terbakar
Menurut keterangan dari Kabid Kesiapsiagaan BPBD Simalungun, Victor Purba, pihaknya mendapatkan laporan terkait kebakaran tersebut sekitar pukul 13.20 WIB. Merespons laporan warga, tim pemadam kebakaran dari Pos Perdagangan bergerak cepat dan tiba di lokasi kejadian hanya dalam waktu lima menit untuk memulai upaya pemadaman.
“Penyebab kebakaran tersebut untuk sementara diduga berasal dari arus pendek atau korsleting pada bagian meteran listrik rumah hingga memicu kobaran api,” ungkap Victor menjelaskan kronologi awal munculnya api.
Di lapangan, proses pemadaman api berlangsung cukup intensif dengan sinergi berbagai pihak. Tim pemadam kebakaran Pos Perdagangan dibantu oleh armada dari Sei Mangkei, petugas PLN, personel TNI-Polri, serta dukungan penuh dari masyarakat setempat yang bahu-membahu memadamkan api.
Setelah berjibaku selama lebih dari satu jam untuk melakukan penyemprotan dan proses pendinginan, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan secara total pada pukul 14.40 WIB.
Berdasarkan hasil asesmen sementara di lokasi kejadian, total kerugian yang diderita korban ditaksir menyentuh angka kurang lebih Rp150 juta.
Pihak berwenang saat ini masih terus melakukan pendataan lanjutan di tempat kejadian perkara. Bersamaan dengan itu, pemerintah setempat mengimbau kepada seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi risiko kebakaran, khususnya yang berkaitan dengan kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing.(*/mst)


