Toba, SeputarSumut — Peristiwa kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan tiga unit kendaraan bermotor dilaporkan terjadi di ruas Jalan Lintas Sumatra, tepatnya di kawasan Desa Gasaribu, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba. Insiden yang berlangsung pada Senin, 20 April 2026, sekitar pukul 16.00 WIB ini sempat menarik perhatian warga sekitar, namun beruntung tidak ada laporan mengenai adanya korban jiwa dalam musibah tersebut.
Kronologi kejadian berawal ketika sebuah mobil ambulans yang dikemudikan oleh Hidupta Purba sedang melintas dari arah Medan menuju Tarutung. Pelaksana Tugas Kasi Humas Polres Toba, Ipda Khairuddin, menjelaskan pada Selasa, 21 April 2026, bahwa pengemudi ambulans tersebut berupaya mendahului kendaraan yang berada di depannya sebelum tabrakan terjadi.
Kabar Daerah: Kecelakaan Beruntun Ambulans Bus dan Terios di Jalinsum Toba Dipicu Jalan Licin Saat Gerimis
Situasi cuaca yang sedang turun gerimis membuat permukaan aspal menjadi sangat licin sehingga memicu terjadinya kecelakaan. Saat pengemudi ambulans melakukan manuver menyalip, kendaraan tersebut kehilangan kendali dan tergelincir ke jalur kanan. Pada saat yang bersamaan, sebuah mobil bus yang dikemudikan oleh Cristiato Siahaan melaju dari arah berlawanan, sehingga benturan keras antara kedua kendaraan tersebut tidak dapat terelakkan.
Rangkaian tabrakan tersebut tidak berhenti di situ, karena sebuah mobil Daihatsu Terios yang berada di belakang turut terlibat dalam kecelakaan. Kendaraan yang dikendarai oleh Erikson Bernando Hutapea tersebut menabrak bagian ambulans yang sudah dalam posisi melintang setelah benturan pertama dengan bus.
Meskipun kondisi fisik ketiga kendaraan mengalami kerusakan yang cukup signifikan pada bagian depan, Khairuddin memastikan bahwa seluruh awak kendaraan selamat dari maut. Para korban dilaporkan hanya mengalami luka robek pada bagian kepala serta tangan dan langsung dievakuasi menuju RSUD Porsea guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Kondisi kendaraan yang hancur parah namun tidak merenggut nyawa memicu rasa heran sekaligus syukur di kalangan masyarakat setempat. Salah seorang warga di lokasi kejadian bernama Robet menyebutkan bahwa melihat tingkat kerusakan mobil yang cukup hancur, selamatnya para pengemudi dianggap sebagai sebuah keajaiban atau mukjizat bagi mereka yang terlibat dalam kecelakaan beruntun tersebut.(*/mst)


