Serdang Bedagai – Insiden tabrakan beruntun yang melibatkan satu unit mobil pribadi dan tiga sepeda motor terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Tebing Tinggi–Indrapura pada Minggu (22/3/2026) malam. Peristiwa tragis tersebut tepatnya berlangsung di kawasan dekat Simpang Binjai, Desa Binjai, Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Serdang Bedagai.
Mobil Toyota Corolla menjadi pemicu kecelakaan yang menghantam tiga kendaraan roda dua sekaligus. Adapun motor yang terlibat dalam kejadian ini adalah Yamaha Vixion, Honda Vario, dan Honda Verza.
Kabar Daerah: Kecelakaan Maut di Jalinsum Tebing Tinggi: Mobil Tabrak Tiga Motor, Satu Remaja Tewas dan Enam Luka-Luka
Satu orang dilaporkan meninggal dunia akibat kecelakaan hebat tersebut, sementara enam orang lainnya harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka-luka.
Identitas korban jiwa dalam kecelakaan ini adalah Aqila Refan (18), pengendara motor Honda Verza yang merupakan warga Dusun III, Desa Pantai Labu Pekan, Kabupaten Deli Serdang. Meski sempat mendapatkan penanganan medis di rumah sakit, nyawa remaja tersebut tidak dapat terselamatkan.
Samuel Sibagariang, salah seorang saksi mata di lokasi kejadian, memberikan keterangan bahwa mobil Toyota Corolla yang dikemudikan oleh Ramli Panjaitan tersebut melesat dengan kecepatan tinggi dari arah Bandar Khalifah menuju Kota Tebing Tinggi.
“Laju mobil sangat kencang dan tampak tidak menjaga jarak aman, hingga akhirnya menghantam bagian belakang sepeda motor Yamaha Vixion yang berada tepat di depannya,” ungkap Samuel.
Bukannya terhenti setelah benturan pertama, mobil tersebut justru terus melaju dan kembali menabrak sepeda motor Honda Vario saat melintas di depan Perumahan Villa Desa Paya Pasir.
Aksi membahayakan kendaraan roda empat itu masih berlanjut hingga kembali menghantam sepeda motor Honda Verza di area depan SPBU Paya Pasir.
Pelarian mobil tersebut baru berakhir secara paksa di depan kawasan Samator Gas akibat ban depan bagian kiri pecah setelah serangkaian tabrakan.
Kanit Laka Polres Tebing Tinggi, Sansori Sinaga, secara resmi membenarkan adanya peristiwa maut yang melibatkan mobil pribadi dan sejumlah sepeda motor tersebut. Beliau mengonfirmasi bahwa insiden ini telah mengakibatkan satu korban jiwa.
“Benar telah terjadi kecelakaan. Satu korban dinyatakan meninggal dunia setelah sebelumnya sempat menjalani perawatan intensif di RS Chevani,” jelas Sansori saat dikonfirmasi pada Senin (23/3/2026).
Di sisi lain, kondisi enam korban luka lainnya dilaporkan beragam. Pengendara Yamaha Vixion, Agus Salim (38), menderita luka serius di kaki kanan, sementara penumpangnya Dwi Hariani (39) mengalami pembengkakan kaki, dan seorang balita bernama Faqih Alfarizky (3) mengalami luka lecet.
Beruntung bagi pengendara Honda Vario, Armadan Aldyansah (16), karena dilaporkan tidak mengalami luka. Namun, Siti Anisah (19) yang diboncengnya menderita nyeri dada dan lebam pada bagian wajah.
Korban lainnya, Siti Sahara (21) yang merupakan penumpang motor Honda Verza, harus mendapatkan perawatan akibat benjolan di kepala serta luka robek pada bagian kaki.
Seluruh korban yang selamat maupun yang meninggal dunia sempat dibawa ke RS Chevani Tebing Tinggi untuk mendapatkan penanganan medis.
Pihak kepolisian kini telah mengamankan seluruh kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti di Unit Gakkum Satlantas Polres Tebing Tinggi. Saat ini, petugas masih terus melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap penyebab pasti di balik kecelakaan beruntun yang merenggut nyawa tersebut.(*/mst)


