Jakarta, SeputarSumut — Langkah Serena Williams dalam menandai kembalinya dia ke turnamen tenis legendaris Wimbledon 2026 harus terhenti lebih awal di babak pertama. Mantan petenis nomor satu dunia tersebut didepak oleh pemain nonunggulan asal Australia, Maya Joint, melalui pertarungan sengit sepanjang tiga set.
Pemilik 23 gelar juara Grand Slam tersebut terpaksa mengakui keunggulan lawannya dengan skor akhir 3-6, 7-6(8), dan 3-6 pada pertandingan yang berlangsung Rabu, 1 Juli 2026 dinihari WIB. Pertemuan ini sekaligus menjadi penampilan perdana Serena pada sektor tunggal putri setelah terakhir kali berkompetisi di US Open 2022.
Update Olahraga: Kekalahan Serena Williams di Wimbledon 2026: Maya Joint Cetak Kejutan di Babak Pertama
Dalam laga tersebut, Serena yang kini telah menginjak usia 44 tahun mencatatkan statistik permainan berupa tujuh ace dan 26 winner. Namun, performa adik kandung Venus Williams ini juga diwarnai dengan tujuh kali double fault serta 37 unforced error.
“Aku enggak tidur nyenyak tadi malam, aku terjaga sampai jam 2 pagi karena memikirkan pertandingan ini. Dia punya aura itu, dia itu legenda. Aku memimpikan ini sejak aku masih kecil jadi ini cukup gila,” tutur Joint kepada pihak Sky seusai memastikan kemenangan atas Serena.
Sementara itu, Maya Joint yang baru berusia 20 tahun tampil impresif dengan membukukan 10 ace, 40 winner, serta melakukan 37 unforced error sepanjang laga berjalan. Berkat hasil positif ini, Joint dijadwalkan bakal bersua dengan petenis unggulan ke-29 asal Filipina, Alexandra Eala, pada babak berikutnya.
Meski harus menelan kekalahan pahit di Wimbledon 2026, Serena Williams menegaskan komitmennya untuk tidak patah arang dan akan segera kembali ke lapangan latihan. Petenis veteran asal Amerika Serikat tersebut mengungkapkan rencana besarnya untuk bersiap menyongsong turnamen bergengsi US Open 2026 yang akan digelar pada Agustus hingga September mendatang.(*/dtk)


