Samosir, SeputarSumut – Memasuki H-5 menjelang pergantian tahun 2026, arus kendaraan yang menuju Kabupaten Samosir, Sumatra Utara, terpantau mengalami peningkatan yang sangat drastis pada Sabtu (27/12/2025).
Kondisi keramaian ini terlihat jelas di pusat kota Pangururan, di mana volume kendaraan yang datang dari berbagai penjuru mulai memadati jalanan utama.
Kabar Daerah: Kendaraan Masuk Samosir Meningkat Signifikan
Peningkatan arus lalu lintas yang cukup tajam terpantau datang dari arah Tomok, Kecamatan Simanindo, yang mengarah langsung ke jantung kota Pangururan.
Fenomena serupa juga terjadi pada jalur darat melalui akses Tele, di mana rombongan mobil pribadi dan sepeda motor pengunjung terlihat mulai ramai melintas untuk masuk ke wilayah Samosir.
Sektor kuliner turut merasakan dampak positif, terlihat dari banyaknya warung makan dan restoran yang dipenuhi konsumen. Juan Simarmata, pemilik warung makan Sederhana, mengungkapkan bahwa gelombang pengunjung sudah terasa sejak malam sebelumnya.
”Sudah mulai ramai, homestay kita juga sudah penuh dengan wisatawan yang menginap,” jelas Juan saat memberikan keterangan mengenai kondisi usahanya.
Suasana ini berbanding terbalik dengan situasi pada hari H Natal 2025 yang jatuh pada Kamis (25/12/2025), di mana Kota Pangururan saat itu cenderung sangat sepi dan lengang. Perubahan arus kendaraan baru mulai nampak padat sejak Jumat malam (26/12/2025).
Sementara itu, lonjakan volume kendaraan roda empat dan roda dua yang menyeberang melalui pelabuhan Ajibata menuju Samosir sudah mulai terjadi sejak Jumat pagi hingga malam hari.
Informasi terkait lonjakan penumpang ini dikonfirmasi oleh General Manager (GM) PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Danau Toba, Nikson Ambarita, pada Jumat (26/12/2026).
Nikson memprediksi bahwa arus wisatawan yang menuju Samosir akan terus mengalir deras hingga mendekati puncak perayaan libur akhir tahun pada 1 Januari 2026 mendatang.
Sebagai langkah antisipasi, pihak ASDP kini mengoptimalkan jadwal pelayanan KMP Ihan Batak dan KMP Tao Toba hingga waktu dini hari.
”Mengantisipasi lonjakan kendaraan menyeberang Ajibata – Tomok dan sebaliknya, ASDP telah mengoptimalkan pelayanan dengan menambah jam operasional malam ini hingga jam 23:45 WIB,” papar Nikson menjelaskan strategi operasionalnya.
Tujuan Wisata Paling Ramai
Sebagai salah satu destinasi unggulan, Kabupaten Samosir kembali menjadi daerah tujuan wisata yang paling padat selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Tingginya kunjungan ini dipicu oleh tradisi mudik masyarakat Batak saat Natal serta daya tarik keindahan Danau Toba yang terus memikat wisatawan umum.
Kekuatan Samosir terletak pada statusnya sebagai pusat sejarah dan budaya Batak Toba, destinasi religi, serta sajian panorama alam yang luar biasa.
Sejumlah titik populer seperti Tuktuk Siadong, Tomok, Pantai Parbaba, Bukit Holbung, hingga Air Terjun Efrata mulai dibanjiri pengunjung sejak dimulainya masa libur panjang.
Daya tarik lainnya adalah perayaan Natal di gereja-gereja lokal yang kental dengan nuansa adat, menjadi magnet bagi para wisatawan rohani. Kemudahan akses melalui darat maupun penyeberangan danau menjadi faktor pendukung utama tingginya mobilitas ini.
Demi menjamin kenyamanan, pemerintah daerah dan aparat keamanan telah menyiagakan pos pelayanan serta pengamanan di berbagai titik. Momentum Nataru ini diharapkan membawa dampak ekonomi yang signifikan bagi pelaku UMKM dan masyarakat lokal di Kabupaten Samosir.(*/mdnbisnis)


