Deli Serdang, SeputarSumut — Ketua Umum Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Dr Drs Henrik Halomoan Sitompul MM mengharapkan agar program pelatihan yang dilaksanakan Tahun 2026 ini dapat melahirkan talenta-talenta baru di bidang musik dan paduan suara Katolik.
“Melalui program kerja tahun 2026 ini, LP3KD Provinsi Sumut kita harapkan dapat melahirkan talenta talenta baru bidang musik dan paduan suara gerejani untuk memuji Tuhan,” kata Henrik Sitompul pada penutupan rapat kerja (Raker) LP3KD Provinsi Sumut, Minggu (22/2/2026).
Kabar Daerah: LP3KD Sumut Diharapkan Lahirkan Talenta Musik Gerejani
Raker sekaligus pelantikan pengurus LP3KD Provinsi Sumut itu berlangsung dua hari, Sabtu-Minggu (21-22/2/2026) di Pancur Gading Hotel, Kabupaten Deliserdang. Pembukaan diawali menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa yang dibawakan RP Cristian Lumban Gaol OFM.Cap.
Dikatakan Henrik Sitompul, pengembangan dan peningkatan kualitas musik gerejani dan paduan suara gerejani, pembinaan musik Katolik yang telah dan akan dilaksanakan merupakan sarana untuk memuji Tuhan.
Henrik Sitompul juga menegaskan bahwa kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan LP3KD Sumut dapat mendukung dan mewujudkan visi Gubernur Sumatera Utara yakni “kolaborasi Sumut Berkah menuju Sumatera Utara yang unggul, maju dan kerkelanjutan”.
Dikatakan, pengukuhan Pengurus LP3KD Provinsi Sumut dengan SK Gubernur Sumatera Utara No. 188.44/844/KPTS/2025 untuk masa jabatan 2023-2028. Dimana ada pengurus yang baru masuk dalam struktur kepengurusan untuk mengisi posisi beberapa pengurus yang sudah tidak lagi berdomisili di Sumatera Utara.
Dalam sesi pembekalan pengurus yang dibawakan RP Joseph L Pandia OFM Conv menyampaikan landasan dasar LP3KD. Bahwa peran LP3KD dalam hal ini harus menjaga mutu musik liturgi, membina pemahaman spritual lelayanan musik. Pesparani bukan panggung konser akan tetapi yang diharapkan adalah ekspresi iman.
Sebelumnya, Ketua Panitia Raker dan Pengukuhan Pengurus LP3KD Sumut, Lundu Sitohang dalam laporannya mengharapkan agar seluruh peserta Raker memberikan pemikiran dan program yang dapat dilasanakan selama tahun 2026.
“Semua peserta Raker kita harapkan agar memberikan masukan dan pemikiran, sehingga LP3KD Sumut dapat mengambil peran di bidang pelatihan di beberapa kabupaten dan kota di Sumut,” kata Lundu Sihotang. (Rel/BEN)


