Medan, SeputarSumut – PT Railink mengumumkan pencapaian luar biasa dalam jumlah penumpang layanan Kereta Api Srilelawangsa sepanjang periode Januari hingga September 2025. Data operasional yang dirilis menunjukkan kenaikan signifikan total pengguna layanan, baik untuk relasi Medan–Bandara Kualanamu maupun Medan hingga Kualabingai, dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Kenaikan paling tajam terjadi pada rute penghubung utama, yakni relasi Medan–Kualanamu (MDN–KNM). Jumlah pelanggan pada rute ini melesat dari 499 ribu penumpang pada sembilan bulan pertama tahun 2024 menjadi 1,1 juta penumpang di periode yang sama tahun 2025. Angka ini menandai pertumbuhan signifikan yang mencapai sekitar 131%.
Berita Ekonomi: Luar Biasa! Penumpang KA Srilelawangsa Melonjak 131% di Rute Medan-Kualanamu, Total Tembus 3 Juta
Sementara itu, peningkatan juga tercatat pada relasi yang melayani mobilitas harian, yaitu rute Medan–Binjai–Kuala Bingai. Jumlah penumpang pada rute ini mengalami kenaikan dari 1,6 juta menjadi 1,9 juta. Peningkatan ini menunjukkan tren positif sebesar sekitar 17% dibandingkan dengan capaian tahun sebelumnya.
Secara akumulatif, total pengguna layanan KA Srilelawangsa selama Januari–September 2025 sukses melampaui angka 3 juta penumpang. Angka ini jauh lebih tinggi dari sekitar 2,15 juta penumpang yang tercatat pada periode yang sama di tahun 2024. Peningkatan jumlah ini menjadi bukti kuat akan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api sebagai pilihan yang aman, nyaman, dan efisien untuk mobilisasi harian di Medan dan wilayah sekitarnya.
Direktur Utama PT Railink, Porwanto Handry Nugroho, mengungkapkan bahwa pertumbuhan positif ini merupakan buah dari upaya tanpa henti perusahaan dalam memajukan kualitas pelayanan. Nugroho menyatakan komitmennya, “Kami terus berkomitmen memberikan pengalaman perjalanan terbaik bagi masyarakat, sekaligus mendukung konektivitas antar wilayah melalui layanan yang terjangkau dan tepat waktu,” ungkapnya.
Tumbuhnya jumlah penumpang ini juga menunjukkan keselarasan dengan visi PT Railink dalam mewujudkan mobilitas yang berkelanjutan. Hal ini sekaligus mendorong masyarakat untuk beralih dari penggunaan kendaraan pribadi ke transportasi umum. Dengan rencana berkelanjutan untuk meningkatkan mutu layanan, Railink menyatakan optimisme bahwa tren pertumbuhan penumpang ini akan terus berlanjut hingga akhir tahun 2025.(Siong)

