Asahan, SeputarSumut — Sebuah insiden kecelakaan lalu lintas dilaporkan terjadi di jalur Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) wilayah Kabupaten Asahan, yang melibatkan tabrakan adu kambing antara mobil minibus Toyota Rush dengan truk tronton tangki.
Peristiwa nahas tersebut berlangsung di kawasan Desa Tunggul 45, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, tepatnya pada kilometer 204–205 ruas Medan–Rantau Prapat, Kamis (19/2/2026). Benturan keras yang melibatkan kedua kendaraan besar tersebut sempat mengakibatkan arus lalu lintas di lokasi kejadian tersendat.
Kabar Daerah: Mobil Toyota Rush Terlibat Tabrakan Adu Kambing
Ipda Julfren Situmorang selaku Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satlantas Polres Asahan mengonfirmasi bahwa mobil Toyota Rush itu dikemudikan oleh Nur Sidik Widodo (21), warga Desa Perkebunan Aek Nagaga. Kendaraan tersebut diketahui tengah melaju dari arah Rantau Prapat menuju Medan saat kecelakaan terjadi.
“Pengemudi Toyota Rush diduga mencoba mendahului kendaraan lain yang ada di depannya, namun secara bersamaan muncul truk tronton tangki dari arah berlawanan,” jelas Ipda Julfren saat dimintai keterangan oleh wartawan.
Akibat jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan frontal tidak dapat dihindarkan hingga menyebabkan bagian depan kedua kendaraan mengalami kerusakan parah. Kecelakaan di Jalinsum ini mengakibatkan Nur Sidik Widodo selaku sopir menderita luka berat, sementara penumpangnya, Rusti Aulia Tanjung (16), dilaporkan mengalami luka ringan.
“Sopir mobil Rush yang terluka parah segera dilarikan ke Klinik Harapan Kita untuk mendapatkan perawatan, sedangkan penumpang perempuannya hanya mengalami luka ringan saja,” tambahnya.
Segera setelah kejadian, sejumlah personel Satlantas Polres Asahan langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan kendaraan, serta mengatur kelancaran arus lalu lintas.
Jalur Jalinsum ruas Medan–Rantau Prapat memang selama ini dikenal sebagai lintasan padat dengan volume kendaraan tinggi, termasuk bus antarkota dan truk besar. Tingginya aktivitas kendaraan ini meningkatkan risiko kecelakaan, terutama jika pengemudi memaksakan diri menyalip tanpa perhitungan jarak yang tepat.
Pihak kepolisian kembali mengeluarkan imbauan agar para pengguna jalan meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi jalur lurus panjang yang seringkali memancing pengemudi untuk mendahului kendaraan lain.(*/mst)


