Iklan PT Indako Trading Coy Iklan PT Indako Trading Coy
Jumat, Juni 5, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan PT Indako Trading Coy
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Berita Utama SeputarSumut
Beranda Ekonomi

Paruh Pertama 2024, Pendapatan APBN di Sumut Capai Rp14,26 Triliun

Oleh Redaksi 15
Rabu, 31 Juli 2024
Foto: APBN Sumut

Kinerja APBN di Sumatera Utara pada Semester I Tahun 2024 menunjukkan hasil yang positif di beberapa sektor.

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar-Medan | Perwakilan Kementerian Keuangan Sumatera Utara, Senin (30/07/2024) mengumumkan pencapaian kinerja APBN di wilayah Sumatera Utara untuk Semester I Tahun 2024.

Laporan ini menyoroti berbagai aspek penting, mulai dari penerimaan pajak dan kepabeanan hingga belanja negara serta proyek strategis nasional, yang menunjukkan perkembangan dan tantangan dalam pengelolaan keuangan negara di Sumatera Utara.

Berita Ekonomi: Paruh Pertama 2024, Pendapatan APBN di Sumut Capai Rp14,26 Triliun

Iklan PT Indako Trading Coy Iklan PT Indako Trading Coy Iklan PT Indako Trading Coy

Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pajak Sumut I selaku Kepala Perwakilan Kemenkeu Sumatera Utara, Arridel Mindra, menyatakan bahwa pada paruh pertama tahun 2024, pendapatan APBN di Sumatera Utara mencapai Rp14,26 triliun. Angka ini menunjukkan kontraksi sebesar 16,51% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (yoy).

Arridel Mindra menyatakan bahwa penerimaan pajak hingga akhir Juni 2024 adalah sebesar Rp15,03 triliun. Ini berarti realisasi penerimaan pajak mencapai 38,42% dari target yang telah ditetapkan.

Secara keseluruhan, Arridel Mindra menyatakan bahwa kinerja APBN di Sumatera Utara pada Semester I Tahun 2024 menunjukkan hasil yang positif di beberapa sektor, meskipun terdapat tantangan yang harus dihadapi dalam mencapai target pendapatan.

Berita Terkait

Jumlah Penumpang KAI Divre I Sumatera Utara Mei 2026 Naik 5 Persen Menjadi 235 Ribu Orang

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.770.000 Per Gram Setelah Sepekan Turun

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Upaya peningkatan penerimaan melalui pajak, kepabeanan, dan cukai harus terus diakselerasi untuk mencapai target yang telah ditetapkan. Proyek-proyek strategis nasional dan penyaluran KUR serta UMi diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara. Peningkatan infrastruktur dan pengelolaan keuangan yang efisien akan menjadi kunci utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di provinsi ini.

Perwakilan Kementerian Keuangan Sumatera Utara berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan APBN agar dana yang dikelola dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Kantor Perwakilan Kementerian Keuangan Sumatera Utara.

Di sisi lain, Kepala Kanwil Ditjen Kekayaan Negara Sumatera Utara, Dodok Dwi Handoko menyatakan bahwa Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) berhasil mencatatkan pertumbuhan positif, mencapai Rp1,43 miliar dengan peningkatan sebesar 6,31% (yoy).

Pertumbuhan PNBP didorong oleh pendapatan Badan Layanan Umum (BLU) yang melonjak hingga 25,26% (yoy), mencerminkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan BLU dalam mendukung pendapatan negara.

Sedangkan Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pajak Sumut II, Darmawan, menyatakan bahwa jenis pajak dengan pertumbuhan tertinggi adalah jenis pajak PPh Final dengan pertumbuhan sebesar 28%.

Kepala Kanwil Bea dan Cukai Sumatera Utara, Parjiya, mengungkapkan bahwa kinerja penerimaan dari sektor kepabeanan dan cukai juga menunjukkan hasil yang positif. Penerimaan Bea Masuk hingga Juni 2024 mencatat pertumbuhan 176,61% (yoy), dengan realisasi penerimaan sebesar Rp848,45 miliar dari target Rp1,59 triliun, atau 53,24% dari target APBN 2024.

Penerimaan Bea Keluar dan Cukai juga mengalami pertumbuhan signifikan, masing-masing sebesar 58,50% dan 41,15% (yoy). Parjiya menyatakan bahwa Bea Masuk didominasi oleh produk-produk seperti beras, gula, dan ubin & paving, sementara Bea Keluar terutama berasal dari produk kelapa sawit (CPO) dan kayu serta kulit.

Kepala Kanwil Dijten Perbendaharaan Provinsi Sumatera Utara, Syaiful mengungkapkan bahwa belanja negara di Sumatera Utara pada Semester I Tahun 2024 tercatat sebesar Rp31,99 triliun, meningkat sebesar 15,47% (yoy). Belanja Pemerintah Pusat di Sumatera Utara mencapai Rp10,97 triliun, dengan pertumbuhan tertinggi pada Belanja Barang yang mencapai 37,44% (yoy).

Syaiful juga menyatakan bahwa Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) terealisasi sebesar Rp21,03 triliun, atau 47,58% dari pagu yang telah ditetapkan, dengan pertumbuhan sebesar 13,08% (yoy). Namun, Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik mengalami kontraksi sebesar 47,87% (yoy).

Kepala Kanwil Dijten Perbendaharaan Provinsi Sumatera Utara, Syaiful menyatakan bahwa penyaluran KUR di Sumatera Utara pada Semester I Tahun 2024 menunjukkan tren positif dengan total penyaluran mencapai 33,80% dari plafon penyaluran dan 112,15% dari target debitur baru.

Penyaluran terbesar berada di Kota Medan, yang mendominasi sektor perdagangan besar dan eceran serta pertanian. Sektor-sektor ini menjadi fokus utama dalam upaya peningkatan ekonomi mikro di Sumatera Utara.

Selain itu menurut Syaiful, penyaluran UMi juga mengalami pertumbuhan yang signifikan sebesar 91,06% (yoy), didorong oleh peningkatan jumlah debitur yang cukup signifikan.(Siong)

Tags: DJP Sumut I
Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Jumlah Penumpang KAI Divre I Sumatera Utara Mei 2026 Naik 5 Persen Menjadi 235 Ribu Orang
  • Kebakaran Hanguskan Rumah Kosong di Silih Nara Aceh Tengah, Satu Unit Sepeda Motor Ikut Ludes
  • Hasil Uji Coba Piala Dunia 2026: Spanyol Ditahan Imbang Irak 1-1 di Stadion Riazor
  • Sebanyak 1.092 Peserta Siap Ikuti MTQ ke-40 Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.770.000 Per Gram Setelah Sepekan Turun
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan

@ 2020 SeputarSumut.com

Situs web ini menggunakan cookie. Dengan terus menggunakan situs web ini, Anda memberikan persetujuan terhadap penggunaan cookie. Kunjungi Kebijakan Privasi dan Cookie kami.