seputar-Jakarta | Deden Durachman, Regional CEO IV Jakarta 1 PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mengatakan, pembiayaan syariah dapat menjadi opsi menarik bagi nasabah yang ingin memiliki rumah tanpa perlu khawatir akan melonjaknya angsuran bulanan. Karena dalam akad syariah, angsuran tidak tergantung suku bunga melainkan akad di awal, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir sebab pembayaran di BSI flat hingga akhir.
“BSI terus membuka peluang kerja sama dengan berbagai developer baik di tingkat lokal maupun nasional. Harapannya, dapat membentuk harga properti yang kompetitif dan mewujudkan impian masyarakat memiliki rumah impian,” kata Deden Durachman di sela-sela agenda penandatanganan kerja sama PT BSI dengan developer PT Dwigunatama Rintisprima di Jakarta, Senin (12/6).
Berita Ekonomi: Pembiayaan Syariah Opsi Menarik untuk Nasabah yang Ingin Memiliki Rumah
Menurut Deden kerja sama ini sebagai upaya BSI untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin memiliki rumah lewat prinsip syariah. Pembiayaan rumah menggunakan prinsip syariah memiliki banyak manfaat dan kemudahan. Terlebih di tengah tren naiknya suku bunga acuan, pembiayaan menggunakan akad syariah akan lebih menguntungkan.
“Hal ini juga sebagai bentuk upaya BSI dalam mendukung langkah pemerintah untuk mengatasi backlog perumahan nasional,”ungkap Deden.
Sebagai tahap awal, BSI menyediakan program pembiayaan griya syariah untuk pembelian rumah di tiga cluster baru perumahan Harvest City Cileungsi, Bogor yaitu cluster Sakura Indicha, Ridge Crystae, dan Sweet Hortensia.
Perjanjian kerja sama tersebut dihadiri oleh Regional CEO IV Jakarta 1 BSI Deden Durachman, Area Manager BSI Bekasi Imam Syarifudin, Direktur Utama PT Dwigunatama Rintisprima Sentot Sudaryono, Wakil Direktur Utama PT Dwigunatama Rintisprima Ratna Juwanita Haliman, dan CEO Harvest City Sami Miettinen.
“Kami bersyukur dapat bekerja sama dengan BSI untuk menyediakan pembiayaan pemilikan rumah berbasis syariah di cluster yang kami kembangkan. Ini tentunya memberikan opsi menarik bagi masyarakat untuk memiliki rumah yang diimpikan,” tutur Sentot
Hingga kini kinerja penyaluran pembiayaan perumahan dari BSI atau BSI Griya termasuk salah satu yang terbesar di Indonesia. Per April 2023, kinerja KPR BSI tumbuh sebesar 14,2% dengan outstanding Rp 48,6 triliun. Kinerja tersebut menjadikan KPR BSI menduduki posisi ke 5 nasional. Salah satu strategi BSI adalah menyalurkan pembiayaan BSI Griya melalui kerja sama developer, dimana saat ini portofolio dari kerjasama developer mencapai 42%.(Siong)


