Rabu, Juli 1, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Internasional

Peringatan Keras Xi Jinping kepada Donald Trump Terkait Isu Taiwan dalam Pertemuan di Beijing

Oleh Redaksi 15
Jumat, 15 Mei 2026
Foto: Presiden AS, Donald J. Trump bertemu Presiden Tiongkok Xi Jinping.(Instagram @potus

Presiden AS, Donald J. Trump bertemu Presiden Tiongkok Xi Jinping.(Instagram @potus

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta, SeputarSumut — Presiden Tiongkok Xi Jinping memberikan peringatan tegas kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengenai risiko salah langkah dalam menangani persoalan Taiwan. Xi Jinping menilai bahwa masalah Taiwan berpotensi menjadi pemicu konflik besar di antara kedua negara adidaya jika tidak disikapi dengan bijaksana.

Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Xi saat menjamu kunjungan kenegaraan Trump di Beijing pada Kamis (14/5). Dalam dialog tersebut, pemimpin Tiongkok itu menekankan bahwa posisi Taiwan merupakan poin paling sensitif yang ada dalam kerangka hubungan bilateral antara Tiongkok dan Amerika Serikat.

Dunia Internasional: Peringatan Keras Xi Jinping kepada Donald Trump Terkait Isu Taiwan dalam Pertemuan di Beijing

Iklan Indako SeputarSumut

“Masalah Taiwan merupakan isu terpenting dalam hubungan China-AS,” kata Xi, merujuk pada pernyataan resmi media pemerintah Tiongkok.

Lebih lanjut, Xi mengingatkan konsekuensi fatal jika terjadi kekeliruan dalam pengambilan kebijakan terkait wilayah tersebut.

“Jika ditangani dengan salah, kedua negara bisa berselisih atau bahkan terlibat konflik, yang akan mendorong seluruh hubungan China-AS ke dalam situasi yang sangat berbahaya,” lanjutnya.

Berita Terkait

Kemajuan Produksi Pesawat Tempur Siluman J-35 Tiongkok Diklaim Semakin Canggih

WHO Laporkan Lebih dari 1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas Ekstrem di Eropa

Dalam kesempatan yang sama, Xi Jinping menggarisbawahi pentingnya membangun kemitraan daripada persaingan. Ia berpendapat bahwa sinergi kedua negara akan membuahkan manfaat bagi banyak pihak, sementara pertikaian hanya akan mendatangkan kerugian bagi kedua belah pihak.

“Kita seharusnya menjadi mitra, bukan rival, mencapai keberhasilan bersama, berkembang bersama, dan menemukan cara yang tepat bagi negara-negara besar untuk hidup berdampingan di era baru,” ujar Xi.

Interaksi antara Trump dan Xi ini terjadi di tengah atmosfer hubungan Washington dan Beijing yang memanas. Ketegangan tersebut dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari perselisihan dagang, kompetisi di sektor teknologi, hingga masalah Taiwan yang konsisten menjadi isu krusial.

Secara status, Taiwan merupakan wilayah demokratis dengan sistem pemerintahan mandiri, namun Beijing tetap mengklaimnya sebagai bagian dari kedaulatan teritorial Tiongkok. Pemerintah Tiongkok selama ini secara konsisten menentang segala bentuk intervensi politik maupun bantuan militer dari pihak asing kepada Taipei.

Sebelum tiba di Tiongkok, Trump sempat melontarkan rencana untuk mendiskusikan perihal penjualan senjata Amerika Serikat ke Taiwan bersama Xi. Langkah tersebut dianggap keluar dari tradisi diplomatik Washington yang biasanya tidak melakukan konsultasi dengan Beijing mengenai dukungan pertahanan untuk Taiwan.

Meski demikian, Trump bersikap tertutup saat para jurnalis menanyakan apakah topik Taiwan benar-benar dibahas dalam pertemuan tertutup tersebut. Ketika berada di sesi pengambilan foto di Temple of Heaven, Trump dua kali mengabaikan pertanyaan wartawan dan memilih tidak memberikan respons apa pun.

Trump yang biasanya vokal terhadap media hanya berdiri di samping Xi Jinping tanpa memberikan jawaban atas pertanyaan terkait Taiwan tersebut.

Berdasarkan keterangan dari Kementerian Luar Negeri Tiongkok, pembahasan mengenai Taiwan memang menduduki posisi sebagai salah satu agenda utama dalam diskusi selama kurang lebih dua jam antara kedua kepala negara tersebut.

Di pihak lain, pemerintah Taiwan menanggapi pernyataan Xi Jinping dengan menyatakan bahwa Tiongkok merupakan ‘satu-satunya risiko’ bagi stabilitas perdamaian di kawasan. Taiwan juga mengingatkan bahwa Amerika Serikat telah berkali-kali menyatakan komitmen dukungannya terhadap Taipei.

Para pengamat berpendapat bahwa teguran dari Xi Jinping memiliki bobot lebih dari sekadar diplomasi rutin. Editor newsletter China Neican, Adam Ni, menyebutkan bahwa meski bahasa diplomasi yang keras sering digunakan dalam kebijakan luar negeri Tiongkok, namun penyampaian secara langsung oleh Xi merupakan hal yang cukup langka.

“Xi ingin memperjelas bahwa ia menganggap isu Taiwan sebagai sumbu konflik potensial antara dua negara adidaya ini,” kata Ni.

Donald Trump mendarat di Beijing pada Rabu (13/5) malam menggunakan pesawat Air Force One untuk memulai rangkaian kunjungan selama dua hari. Dalam rombongannya, tampak sejumlah pimpinan perusahaan teknologi global asal Amerika Serikat, seperti CEO Nvidia Jensen Huang dan CEO Tesla Elon Musk.

Prosesi penyambutan Trump berlangsung secara megah di Great Hall of the People. Kehadiran Trump disambut dengan karpet merah serta ratusan siswa sekolah di Tiongkok yang mengibarkan bendera kecil kedua negara.

Setelah pertemuan tersebut, kedua pemimpin direncanakan mengikuti jamuan makan malam kenegaraan. Agenda Trump selanjutnya adalah mengunjungi Temple of Heaven yang merupakan salah satu situs sejarah penting dari era kekaisaran Tiongkok.(*/cnni)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Amanat dan Lima Pesan Penting Presiden Prabowo Subianto di Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-80
  • DPRD Gelar Paripurna HUT Kota Medan, Ajak Semua Pihak Wujudkan Medan Bertuah
  • Trailer Film Horor Gotik Werwulf Resmi Dirilis Robert Eggers Siap Tayang Desember
  • Ragam Manfaat Rebusan Daun Bawang untuk Kesehatan Tubuh dan Cara Mengolahnya
  • PT Agincourt Resources Resmikan Taman Ecobrick Sopo Daganak Tapanuli Selatan Guna Kurangi Sampah Plastik
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com