Jakarta, SeputarSumut — Mengonsumsi air rebusan daun bawang secara rutin dipercaya mampu mencegah serta mengatasi berbagai macam gangguan kesehatan. Sayuran yang biasanya menjadi pelengkap dalam masakan seperti sup, bakso, dan perkedel ini menyimpan banyak khasiat karena memiliki kalori rendah serta sarat akan nutrisi dan fitonutrien. Daun bawang juga dibekali dengan berbagai sifat alami meliputi antispasmodik, diuretik, antibakteri, antiseptik, serta pencahar.
Berdasarkan informasi yang dilansir dari laman Genpi.co, salah satu metode untuk mendapatkan manfaat sayuran ini adalah dengan membuat racikan air rebusan. Proses pengolahannya dilakukan dengan menyiapkan 7 sampai 9 tangkai daun bawang, memotongnya menjadi bagian kecil-kecil, lalu merebusnya di dalam 1 liter air sampai mendidih. Setelah matang, air rebusan tersebut diangkat dan dicampur dengan madu secukupnya. Air ramuan ini dapat diminum dua kali sehari selama jangka waktu 3 hari, dan setelahnya dapat dikonsumsi secara kondisional sesuai dengan kebutuhan.
Pernik Ragam: Ragam Manfaat Rebusan Daun Bawang untuk Kesehatan Tubuh dan Cara Mengolahnya
Berikut ini adalah penjelasan lengkap mengenai berbagai manfaat daun bawang bagi kesehatan:
1. Meningkatkan Sistem Imun
Daya tahan atau sistem kekebalan tubuh dapat ditingkatkan dengan mengonsumsi daun bawang. Khasiat ini berperan penting dalam memproteksi tubuh dari serangan penyakit seperti flu, demam, dan pilek.
2. Mampu Mengobati Infeksi
Proses penyembuhan luka dan infeksi di dalam tubuh dapat dibantu oleh daun bawang. Hal tersebut didukung oleh karakteristik tanaman ini yang memiliki sifat antivirus, antijamur, serta antibakteri.
3. Sumber Zat Besi
Kesehatan sel-sel darah merah serta peningkatan kesehatan hemoglobin dapat dijaga melalui kandungan zat besi yang terdapat di dalam daun bawang. Zat besi ini juga memiliki kemampuan untuk memperkuat sel jaringan pada tubuh.
4. Tinggi Kalium
Kandungan kalium yang tinggi di dalam daun bawang berfungsi untuk mengatur regulasi kadar cairan di dalam tubuh. Selain itu, pemenuhan kalium bermanfaat pula dalam mereduksi masalah jantung sekaligus mencegah terjadinya kram otot.
5. Menjaga Kesehatan Mata
Kandungan vitamin A dalam daun bawang berkhasiat untuk memelihara kesehatan organ penglihatan. Menurut American Optometric Association, asupan vitamin A bisa membantu menghambat perkembangan penyakit rabun jauh atau miopi, terutama bagi kalangan anak muda dan remaja. Selain vitamin A, terdapat juga kandungan vitamin C yang berguna untuk menangkal kerusakan oksidatif pemicu katarak, sehingga mengonsumsi daun bawang secara teratur sangat baik untuk menjaga mata tetap sehat.
6. Mencegah Peradangan
Terjadinya inflamasi atau peradangan pada tubuh dapat diantisipasi oleh kandungan quercetin yang ada pada daun bawang. Sebuah penelitian pada tahun 2020 mengungkapkan bahwa quercetin menawarkan efek positif yang beragam untuk kesehatan tubuh secara menyeluruh. Peran aktif dalam melawan peradangan ini juga didukung oleh keberadaan vitamin C yang bertindak sebagai antioksidan.
7. Menurunkan Kadar Kolesterol
Kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah dapat diturunkan berkat adanya kandungan serat di dalam daun bawang. Manfaat ini diperkuat oleh sebuah studi pada tahun 2019 yang memaparkan bahwa mengonsumsi makanan kaya serat seperti daun bawang secara rutin mampu menurunkan kadar kolesterol LDL. Efek positif lainnya adalah penggunaan daun bawang bisa membantu mengurangi dosis obat-obatan statin sekaligus menekan efek samping dari pemakaian obat tersebut.
8. Menjaga Kesehatan Jantung
Kandungan mineral berupa kalium, kalsium, dan magnesium di dalam daun bawang memiliki kontribusi besar dalam menjaga stabilitas tekanan darah yang berimbas pada kesehatan jantung. Ketersediaan kadar kalium yang cukup di dalam tubuh memegang peranan krusial untuk menghantarkan sinyal listrik pada sistem saraf dan organ jantung. Oleh karena itu, mengonsumsi makanan yang kaya kalium seperti daun bawang dapat memberikan perlindungan dari gangguan detak jantung yang tidak teratur.
9. Mengontrol Kadar Gula Darah
Bagi para penderita diabetes, kandungan vitamin C di dalam daun bawang yang berfungsi sebagai antioksidan dapat dimanfaatkan untuk mengendalikan kadar gula darah. Kondisi gula darah tinggi yang berlangsung secara terus-menerus berisiko memicu stres oksidatif, yaitu sebuah keadaan ketika tubuh tidak lagi mampu menangkal zat beracun seperti radikal bebas yang memicu perkembangan penyakit diabetes. Asupan daun bawang yang kaya antioksidan ini efektif membantu mengontrol kadar gula darah sekaligus menghalau radikal bebas.(*/genpi/jpnn)


