Rabu, Juli 1, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Internasional

Pesawat Bawa 379 Penumpang Tabrakan-Terbakar saat Mendarat di Bandara

Oleh Redaksi 15
Rabu, 3 Januari 2024
Foto: Pesawat Terbakar

Insiden tabrakan maskapai Japan Airlines hingga terbakar saat mendarat di landasan Bandara Haneda, Tokyo, Jepang, pada Selasa (2/1) diduga karena ada kelalaian. (REUTERS/ISSEI KATO)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar-Jakarta | Insiden tabrakan maskapai Japan Airlines (JAL) hingga terbakar saat mendarat di landasan Bandara Haneda, Tokyo, Jepang, pada Selasa (2/1/2024) diduga terjadi karena ada kelalaian.

Maskapai Japan Airlines bernomor JAL516 itu bertabrakan dengan pesawat Pasukan Penjaga Pantai Jepang saat mendarat di landasan pacu Bandara Haneda pada Selasa petang.

Dunia Internasional: Pesawat Bawa 379 Penumpang Tabrakan-Terbakar saat Mendarat di Bandara

Iklan Indako SeputarSumut

Saat tabrakan terjadi, JAL516 hendak mendarat usai terbang dari Hokkaido. Sementara itu, pesawat Penjaga Pantai Jepang hendak terbang dari Haneda menuju Prefektur Niigata untuk mengirim bantuan korban gempa.

Menurut informasi dari sumber Kementerian Transportasi Jepang kepada lembaga penyiaran NHK, pengawas lalu lintas udara di Bandara Haneda Tokyo telah memberikan izin JAL516 untuk mendarat di landasan.

Di saat bersamaan, pengendali udara juga telah memerintahkan pesawat Penjaga Pantai Jepang untuk tidak mencapai landasan pacu terlebih dulu.

Berita Terkait

Kemajuan Produksi Pesawat Tempur Siluman J-35 Tiongkok Diklaim Semakin Canggih

WHO Laporkan Lebih dari 1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas Ekstrem di Eropa

JAL516 mendarat di landasan pacu C Bandara Haneda sekitar pukul 17.40 waktu setempat setelah terbang dari Bandara New Chitose Hokkaido.

Namun, tak lama usai mendarat di landasan pacu, pesawat jenis Airbus A350-900 itu bertabrakan dengan pesawat Penjaga Pantai Jepang.

Melalui pernyataan, Japan Airlines juga mengaku pilot pesawat JAL516 juga telah menerima dan mengonfirmasi izin pendaratan dari pengontrol udara Bandara Haneda.

JAL516 bahkan disebut sudah mengonfirmasi ulang izin pendaratan kepada menara pengontrol lalu lintas udara bandara sebelum benar-benar mendarat di landasan pacu.

Tayangan televisi NHK memperlihatkan pesawat Japan Airlines mendarat dan bergerak cepat di sepanjang landasan sebelum ledakan yang memicu kobaran api muncul pada bagian bawah pesawat.

Seluruh 379 penumpang dan kru pesawat Japan Airlines berhasil dievakuasi dengan selamat.

Para penumpang dan kru Japan Airlines terlihat keluar pesawat menggunakan perosotan darurat melarikan diri dari api ketika petugas pemadam kebakaran mencoba memadamkan api yang kian membesar.

Meski begitu, sekitar 14 penumpang mengalami luka memar atau merasa tidak enak badan setelah mengalami insiden itu. Seluruh penumpang ini telah mendapat perawatan di rumah sakit.

Sementara itu, lima dari enam kru pesawat Penjaga Pantai Jepang jenis Bombardier Dash-8 meninggal dunia akibat kecelakaan ini. Hanya pilot yang berhasil dievakuasi dengan selamat meski mengalami luka serius.

Belum ada pernyataan resmi terkait penyebab kecelakaan ini. Otoritas Jepang masih terus menyelidiki kecelakaan ini.

Dewan Keselamatan Transportasi Jepang telah mengirimkan enam penyelidik untuk men investigasi insiden ini secara menyeluruh.

Tim Airbus dari Prancis juga siap membantu penyelidikan. (cnnindonesia)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • PT Agincourt Resources Resmikan Taman Ecobrick Sopo Daganak Tapanuli Selatan Guna Kurangi Sampah Plastik
  • Pertamina Patra Niaga Sumbagut Kolaborasi Gelar Seminar Halal Food dan Tourism di Lhokseumawe
  • Kebakaran Ruko Laundry di Binjai Barat Diduga Akibat Korsleting Listrik Kerugian Ratusan Juta
  • Maroko Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Singkirkan Belanda Lewat Adu Penalti Dramatis
  • KAI Bandara Perluas Layanan Kereta Api hingga Stasiun Lubuk Pakam dengan Tarif Rp5.000
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan

@ 2020 SeputarSumut.com