Jakarta, SeputarSumut — Mengonsumsi jenis minuman tertentu dapat menjadi langkah preventif yang efektif untuk menekan risiko terkena penyakit kanker. Sebagai salah satu penyakit yang paling ditakuti, kanker memiliki sifat yang mengancam nyawa sehingga tindakan pencegahan menjadi hal yang sangat krusial untuk diupayakan oleh setiap orang.
Penyakit ini pada dasarnya bisa menyerang siapa saja tanpa memandang usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Walaupun penyebab pastinya belum dapat diketahui secara pasti hingga saat ini, para ahli menyatakan bahwa kemunculan kanker dipengaruhi oleh kombinasi beberapa faktor, seperti kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, faktor genetik, serta penerapan pola makan yang tidak sehat.
Pernik Ragam: Pilihan Minuman Sehat yang Berkhasiat Membantu Menurunkan Risiko Kanker
Mengingat proses pengobatan kanker umumnya membutuhkan waktu yang panjang serta biaya yang sangat besar, maka langkah pencegahan sejak dini memegang peranan yang amat penting. Terlebih lagi, sel kanker memiliki kemampuan untuk menyebar ke bagian tubuh lain, menimbulkan komplikasi kesehatan yang serius, hingga berujung pada kematian.
Salah satu cara yang dianggap mampu menjauhkan seseorang dari bahaya kanker adalah dengan menerapkan pola makan yang sehat. Dalam hal ini, perhatian tidak hanya tertuju pada pemilihan makanan saja, melainkan juga pada ketepatan dalam memilih jenis minuman yang dikonsumsi. Berikut adalah beberapa rekomendasi minuman penurun risiko kanker yang sangat baik untuk dimasukkan ke dalam menu diet harian Anda:
Kopi
Minuman yang populer di berbagai kalangan ini ternyata membawa kabar baik karena memiliki khasiat dalam membantu menekan risiko kanker. Berdasarkan sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2012, minum tiga gelas kopi setiap hari terbukti mampu menurunkan risiko kanker kulit pada kelompok perempuan. Selain itu, studi lain yang dirilis pada tahun 2024 turut mengungkapkan bahwa kebiasaan mengonsumsi kopi memiliki kaitan erat dengan penurunan risiko terkena kanker mulut, leher, tenggorokan, hingga kanker kepala.
Yogurt
Selama ini yogurt lebih dikenal luas sebagai minuman yang baik untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan. Namun di samping fungsi tersebut, rutin mengonsumsi yogurt ternyata juga dapat menjauhkan tubuh dari ancaman kanker. Menurut sebuah studi yang dipublikasikan dalam Jurnal Gut Microbes, seseorang yang mengonsumsi dua porsi yogurt atau lebih dalam seminggu tercatat memiliki risiko yang lebih rendah untuk terkena kanker usus besar proksimal.
Teh Hijau
Khasiat teh hijau sebagai minuman yang dapat membantu menurunkan risiko kanker sudah lama diyakini oleh banyak orang. Dengan mengonsumsinya secara rutin, minuman ini mampu memperlambat ataupun mencegah perkembangan sel kanker, khususnya pada kasus kanker payudara, kanker prostat, sel usus besar, serta liver. Tidak hanya itu, teh hijau juga dihubungkan dengan tingkat risiko yang lebih rendah terhadap serangan kanker perut, kandung kemih, dan pankreas.
Teh Hitam
Jenis teh ini memiliki kandungan polisakarida yang dibekali sifat antikanker, sehingga efektif dalam menghambat jalannya pertumbuhan sel kanker pada organ hati dan paru-paru. Teh hitam juga mengandung zat theabrownin yang berpotensi menekan perkembangan sel kanker, terutama kanker paru-paru. Minuman ini pun sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi oleh kaum perempuan karena zat di dalamnya mampu menghambat pertumbuhan sel kanker serviks serta kanker payudara.
Kombucha
Kombucha menjadi minuman fermentasi berikutnya yang banyak disukai masyarakat selain yogurt. Minuman yang diolah dari hasil fermentasi teh ini masuk ke dalam jajaran minuman yang berkhasiat membantu menurunkan risiko kanker. Kemampuan kombucha dalam mencegah kanker berasal dari tingginya kandungan polifenol serta antioksidan di dalamnya. Melalui sejumlah studi, ditemukan fakta bahwa kandungan polifenol pada kombucha memiliki kemampuan untuk menutup mutasi gen sekaligus menghentikan pertumbuhan sel-sel kanker.(*/cnni)


