seputar-Medan | Polda Sumatera Utara (Sumut) mendorong dinas pendidikan memberikan tindakan tegas terhadap pelajar yang ikut bergabung dalam kelompok-kelompok geng motor.
Dorongan itu disampaikan Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto melalui Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi merespon aksi-aksi geng motor yang kian meresahkan masyarakat belakangan ini.
Info Medan: Polda Sumut Dorong Dinas Pendidikan Tindak Tegas Pelajar Ikut Geng Motor
“Tugas kita semua mengawasi anak-anak sekolah agar tidak terlibat berbagai aktifitas yang menjurus tindak kriminal,” katanya, dikutip Selasa (13/8/2024)..
Sebagai upaya preventif, Hadi menegaskan Polda Sumut tidak akan mengeluarkan Surat Keterangan Catatan Kriminal (SKCK) terhadap para pelaku geng motor yang meresahkan dan terlibat aksi kriminal.
“Ini merupakan instruksi tegas dari Kapolda Sumut tidak akan menerbitkan SKCK untuk kepentingan apapun terhadap siapa saja yang terlibat geng motor,” tegasnya.
Selain itu terhadap siapapun yang terlibat aksi geng motor akan diproses sesuai mekanisme secara hukum yang berlaku.
Menurutnya langkah ini diambil kepolisian demi menjaga situasi kamtibmas agar kondusif.
“Proses hukum tentu akan kita terapkan dengan tegas sesuai mekanisme aturan yang ada, dan polisi ingin memastikan keamanan kenyamanan ketertiban masyarakat terus terjaga,” pungkasnya. (red)


