Medan, SeputarSumut — Jumlah pengguna moda transportasi kereta api di wilayah Sumatera Utara menembus angka 140.747 pelanggan sepanjang periode libur sekolah yang berlangsung sejak 20 Juni sampai 5 Juli 2026. Catatan volume penumpang tersebut dikonfirmasi langsung oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara (KAI Divre I Sumut) yang mengoperasikan seluruh perjalanan kereta api di area tersebut.
Aktivitas masyarakat selama masa liburan ini dinilai telah menempatkan sektor perkeretaapian melebihi fungsi utamanya. Menurut Manager Humas Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, capaian angka pelayanan ini memperlihatkan bahwa kereta api di Sumatera Utara tidak sekadar berfungsi sebagai alat mobilitas publik, melainkan sudah berkembang menjadi penggerak roda perekonomian bagi daerah serta masyarakat setempat.
Berita Ekonomi: KAI Divre I Sumut Layani 140.747 Pelanggan Kereta Api Selama Masa Libur Sekolah 2026
“Selama 16 hari periode libur sekolah, masyarakat Sumatera Utara yang menggunakan kereta api sebanyak 140.747 pelanggan. Jumlah tersebut menunjukkan tingkat keterisian mencapai 104 persen dari 135.762 tempat duduk yang disediakan,” terang Anwar di Medan, Minggu 05 Juli 2026.
Lonjakan tingkat keterisian tempat duduk yang mampu melampaui angka 100 persen tersebut terjadi karena adanya faktor penumpang dinamis. Kondisi ini merujuk pada situasi di mana satu kursi yang sama bisa ditempati oleh lebih dari satu orang pelanggan yang berbeda pada stasiun relasi yang berlainan dalam satu rangkaian rute perjalanan kereta.
Masyarakat di wilayah Sumatera Utara paling banyak memilih KA Putri Deli dengan relasi perjalanan Medan–Tanjungbalai (pulang-pergi) sebagai sarana transportasi utama mereka dibandingkan armada lainnya.
Kontribusi dari operasional enam perjalanan KA Putri Deli selama kurun waktu 16 hari terakhir tersebut mencapai 59.781 pelanggan. Angka keterangkutan ini menjadi yang paling dominan karena menyumbang porsi sekitar 42 persen dari akumulasi keseluruhan pelanggan yang ditangani oleh KAI Divre I Sumatera Utara sepanjang musim liburan sekolah.
Volume penumpang harian untuk KA Putri Deli menyentuh angka rata-rata 3.736 pelanggan, atau mencatatkan kuantitas yang 17 persen lebih tinggi jika dibandingkan dengan ketersediaan tempat duduk harian yang dipatok pada angka 3.180 kursi.
Tren kenaikan jumlah pengguna jasa angkutan juga dialami oleh KA Sribilah Fakultatif yang melayani rute Medan–Rantauprapat (PP). Faktor pemicu peningkatan performa keterisian ini dipengaruhi oleh hadirnya program stimulus ekonomi dari pihak pemerintah yang memotong harga tiket melalui pemberian diskon tarif transportasi sebesar 30 persen.
Pihak KAI Divre I Sumut mengalokasikan sebanyak 7.632 tempat duduk sepanjang masa pemberlakuan promo harga tersebut. Terhitung hingga masa program berakhir pada tanggal 5 Juli 2026, fasilitas perjalanan kereta api ini berhasil digunakan oleh 8.944 pelanggan, yang sekaligus menorehkan angka persentase okupansi menyentuh 117 persen.
Kebijakan pemotongan tarif transportasi yang diturunkan oleh pemerintah tersebut dinilai oleh Anwar telah menyerahkan keuntungan konkret bagi publik agar bisa bepergian dengan anggaran biaya yang jauh lebih murah.
“Antusiasme pelanggan terhadap KA Sribilah Fakultatif menunjukkan program tersebut berhasil menggerakkan ekonomi di daerah dengan mendorong masyarakat untuk melakukan mobilitas,” ujarnya.
Pihak manajemen KAI Divre I Sumut melayangkan ungkapan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada segenap lapisan pelanggan yang telah menentukan pilihan serta menaruh kepercayaan pada layanan kereta api di momen liburan kali ini.
“Kepercayaan tersebut menjadi motivasi bagi KAI Divre I Sumatera Utara untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan sehingga masyarakat dapat menikmati perjalanan yang aman, nyaman, selamat, dan tepat waktu,” tutup Anwar.(Siong)


