Medan – Setelah ratusan massa mahasiswa duduki ruang rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara (Sumut) begini kondisi ruangan tersebut.
Pantauanhingga Senin (30/12/2024) pukul 17.45 WIB sore, terlihat sampah-sampah minuman, tisu hingga coretan spanduk menghiasi ruangan rapat paripurna tersebut.
Info Medan: Ratusan Mahasiswa Duduki Ruang Rapat Paripurna DPRD Sumut
Selain itu, nama-nama yang terdapat di kursi para dewan dicopoti oleh para mahasiswa hingga meletakkan sampah mineral gelas diatas mikrofon meja.
Terpisah, Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Sumut, Zulkifli berharap bahwa para mahasiswa-mahasiswa tidak merusak objek vital di area ruangan.
“Harapan kita, mudah-mudahan tidak ada yang merusaklah. Selain itu kita ingin bahwa mari sama-sama objek vital yang harus kita jaga,” bebernya.
Ia juga menjelaskan bahwa pihak dewan sudah memberikan penjelasan dan aspirasi mahasiswa akan diterima dengan baik.
“Tadi dalam beberapa penjelasan disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumut, Pak Salman Al-Farisi, didampingi oleh dua orang komisi DPRD Sumatera Utara, namun adik-adik massa belum menerima,” ujarnya.
Dijelaskan Zulkifli, bahwa apa yang disampaikan perwakilan anggota DPRD sudah mewakili seluruh anggota DPRD.
“Kemudian pada hari ini yang piket untuk menerima aspirasi, kita tetapkan setiap hari itu adalah Komisi A dan perwakilan Komisi A sudah ada tadi, cuman adik-adik mungkin belum menerima,” ungkapnya.
Sementara itu aliansi mahasiswa Sumatera Utara (Sumut) akhirnya membubarkan diri sekitar pukul 17.30 WIB. (mistar)


