Rabu, Juli 1, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Internasional

Rektor Harvard University Mundur Gegara Dugaan Plagiarisme-Antisemitisme

Oleh Redaksi 15
Rabu, 3 Januari 2024
Foto: Claudine Gay

Foto: Claudine Gay

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar-Jakarta | Presiden Universitas Harvard Claudine Gay mengundurkan diri setelah menghadapi tuduhan kasus dugaan plagiarisme dan kritikan atas komentarnya tentang antisemitisme di kampus. Claudine Gay menilai keputusan mundur adalah jalan terbaik.

Dilansir BBC, Rabu (3/1/2024), Claudine Gay menghadapi tekanan besar untuk mengundurkan diri dalam beberapa pekan terakhir.

Dunia Internasional: Rektor Harvard University Mundur Gegara Dugaan Plagiarisme-Antisemitisme

Iklan Indako SeputarSumut

Dalam surat pengunduran dirinya, Claudine Gay mengatakan pengunduran dirinya adalah jalan terbaik untuk Universitas Harvard. Dia mengaku sedih atas tuduhan tersebut.

“Sungguh menyedihkan jika ada keraguan terhadap komitmen saya dalam menghadapi kebencian dan menjunjung tinggi ketelitian ilmiah,” katanya.

“Ini bukanlah keputusan yang mudah. Memang benar, ini adalah keputusan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata,” lanjut Claudine Gay, sambil menambahkan bahwa pengunduran dirinya akan memungkinkan Harvard untuk “fokus pada institusi dibandingkan individu mana pun”.

Berita Terkait

Kemajuan Produksi Pesawat Tempur Siluman J-35 Tiongkok Diklaim Semakin Canggih

WHO Laporkan Lebih dari 1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas Ekstrem di Eropa

Claudine Gay mengatakan dia telah menjadi sasaran ancaman pribadi dan ‘permusuhan rasial’.

Claudine Gay diketahui menjabat sebagai Presiden Universitas Harvard selama 6 bulan. Dia merupakan orang kulit hitam pertama dan wanita kedua yang ditunjuk untuk memimpin Universitas Ivy League. Masa jabatannya adalah yang terpendek dalam sejarah Harvard.

Harvard adalah salah satu dari beberapa universitas di Amerika Serikat (AS) yang dituduh gagal melindungi mahasiswa Yahudi setelah pecahnya perang Israel-Hamas pada bulan Oktober. Kelompok-kelompok Yahudi telah melaporkan peningkatan yang mengkhawatirkan dalam insiden antisemitisme di AS sejak konflik dimulai.

Dalam sidang kongres yang menegangkan bulan lalu, Dr Gay mengatakan seruan untuk membunuh orang-orang Yahudi adalah hal yang menjijikkan. Namun, dia menambahkan bahwa hal ini bergantung pada konteks apakah komentar tersebut merupakan pelanggaran terhadap kode etik Harvard mengenai penindasan dan pelecehan.

Komentar tersebut memicu reaksi luas dan dia kemudian meminta maaf dalam sebuah wawancara dengan surat kabar mahasiswa universitas tersebut. “Ketika kata-kata memperkuat kesusahan dan rasa sakit, saya tidak tahu bagaimana Anda bisa merasakan apa pun selain penyesalan,” kata Dr Gay.

Setelah itu, sejumlah politisi dan beberapa alumni terkemuka menyerukan agar dia mundur atas komentar tersebut. Namun hampir 700 anggota staf mendukungnya dalam sebuah surat dan pihak universitas mengatakan dia akan tetap mempertahankan pekerjaannya meskipun ada kontroversi.

Sejak kasus itu mencuat, media AS menemukan beberapa kasus dugaan plagiarisme dalam catatan akademisnya. Dewan Harvard menyelidiki tuduhan tersebut bulan lalu, dan menemukan dua makalah terbitan yang memerlukan kutipan tambahan.

Namun dewan tersebut mengatakan bahwa dia tidak melanggar standar kesalahan penelitian.

Klaim lain bahwa Dr Gay gagal mengutip sumber akademis dengan benar muncul hanya beberapa jam sebelum dia mengundurkan diri pada hari Selasa dan diterbitkan secara anonim di surat kabar konservatif Washington Free Beacon. (detikcom)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • PT Agincourt Resources Resmikan Taman Ecobrick Sopo Daganak Tapanuli Selatan Guna Kurangi Sampah Plastik
  • Pertamina Patra Niaga Sumbagut Kolaborasi Gelar Seminar Halal Food dan Tourism di Lhokseumawe
  • Kebakaran Ruko Laundry di Binjai Barat Diduga Akibat Korsleting Listrik Kerugian Ratusan Juta
  • Maroko Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Singkirkan Belanda Lewat Adu Penalti Dramatis
  • KAI Bandara Perluas Layanan Kereta Api hingga Stasiun Lubuk Pakam dengan Tarif Rp5.000
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan

@ 2020 SeputarSumut.com