Rabu, Juli 8, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Ekonomi

Salip Apple, Ini Perusahaan Termahal di Dunia

Oleh Redaksi 15
Minggu, 27 Oktober 2024
Foto: Ilustrasi Nvidia.

Ilustrasi Nvidia.

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar – Jakarta | Nvidia mengalahkan Apple sebagai perusahaan dengan valuasi tertinggi di dunia, menyentuh angka US$ 3,53 triliun, sedikit di atas Apple yang berada pada level US$ 3,52 triliun. Hal ini dilihat dari nilai pasar saham yang terdaftar di London Stock Exchange Group (LSEG).

Tingginya permintaan pasar dalam pembuatan chip khusus yang digunakan dalam teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) ditaksir menjadi salah satu nilai jual Nvidia.

Berita Ekonomi: Salip Apple, Ini Perusahaan Termahal di Dunia

Iklan Indako SeputarSumut

Seperti dikutip dari Reuters pada Sabtu (26/10/2024), Nvidia mengakhiri perdagangan terakhir dengan naik 0,8%, dengan nilai pasar US$ 3,47 triliun, sementara saham Apple naik 0,4%.

Pada Juni 2024, Nvidia sempat menjadi perusahaan paling bernilai di dunia sebelum diambil alih oleh Microsoft, menjadikan kapitalisasi tiga perusahaan besar teknologi ini bersaing ketat selama beberapa bulan. Nilai pasar Microsoft mencapai US$ 3,18 triliun, dengan sahamnya naik 0,8%.

Perusahaan yang bertempat di Silicon Valley ini menjadi pemasok terbesar prosesor yang digunakan dalam komputasi AI. Nvidia masih mendominasi dalam perlombaan teknologi baru jika disandingkan Microsoft, Alphabet, dan Meta Platforms.

Berita Terkait

OJK Serahkan Tersangka Kasus Tindak Pidana Perbankan BPR DCN Malang ke Jaksa Penuntut Umum

Peningkatan Penumpang KAI Divre I Sumatera Utara Semester I 2026 Tumbuh Lima Persen

Sebagai perancang prosesor untuk video game yang dikenal sejak tahun 1990-an, saham Nvidia sejauh ini telah meningkat sekitar 18% di bulan Oktober 2024, dengan serangkaian keuntungan terjadi setelah OpenAI memberikan pendanaan sebesar US$ 6,6 miliar.

Nvidia dan saham semikonduktor lainnya mendapat dorongan pada hari Jumat setelah pembuat penyimpanan data Western Digital melaporkan laba kuartalan yang mengalahkan perkiraan analis, yang berdampak pada optimisme permintaan pusat data.

“Sekarang semakin banyak perusahaan yang menggunakan kecerdasan buatan dalam tugas sehari-hari, dan permintaan terhadap chip Nvidia tetap kuat,” kata Russ Mould, Direktur Investasi AJ Bell, dikutip dari Reuters.

Saham Nvidia mencapai rekor tertinggi pada hari Selasa, melanjutkan lonjakan dari minggu lalu ketika TSMC, pembuat chip kontrak terbesar di dunia, membukukan lonjakan laba kuartalan sebesar 54% yang mengalahkan perkiraan, didorong oleh melonjaknya permintaan untuk chip yang digunakan dalam AI.

Sementara itu, Apple sedang berjuang dengan lemahnya permintaan untuk smartphone-nya. Penjualan iPhone di Tiongkok turun 0,3% pada kuartal ketiga, sementara penjualan ponsel buatan pesaingnya, Huawei, melonjak sebesar 42%.

Dari laporan hasil kuartalan Apple pada Kamis lalu, analis melihat pendapatan Apple meningkat 5,55% dari tahun ke tahun menjadi $94,5 miliar. Jika dibandingkan dengan proyeksi analis terkait Nvidia, pertumbuhan pendapatan Nvidia hampir 82% menjadi US$ 32,9 miliar.

Saham Nvidia, Apple dan Microsoft mempunyai pengaruh yang sangat besar pada sektor teknologi yang bernilai tinggi, serta bagi pasar saham AS yang lebih luas. Ketiga raksasa teknologi ini menyumbang sekitar seperlima dari indeks S&P 500.

Keuntungan besar Nvidia telah membantu meningkatkan daya tarik saham bagi para pedagang opsi dan opsi perusahaan tersebut termasuk yang paling banyak diperdagangkan pada hari tertentu dalam beberapa bulan terakhir. Sahamnya telah melonjak hampir 190% sepanjang tahun ini karena lonjakan permintaan untuk AI generative. (detik)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Tujuh Wakil Sumatera Utara Ikuti Safety Riding Camp 2026 di Bekasi untuk Lahirkan Duta Keselamatan Berkendara Nasional
  • Kecelakaan di Jalan Arteri Bandara Kualanamu Mobil Brio Tabrak Betor Bermuatan Delapan Orang
  • Tanoto Foundation Buka Pendaftaran Beasiswa TELADAN Cohort 2027 untuk Cetak Pemimpin Masa Depan dan Atasi Tantangan Kesiapan Kerja Lulusan Perguruan Tinggi
  • OJK Serahkan Tersangka Kasus Tindak Pidana Perbankan BPR DCN Malang ke Jaksa Penuntut Umum
  • Banjir Parah Akibat Badai Besar Melanda Tiongkok, Presiden Xi Jinping Instruksikan Penanganan Darurat
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com