Iklan PT Indako Trading Coy
Minggu, Juni 21, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
SS
SeputarSumut
Advertisement
Beranda Internasional

Serangan Militer Israel Tewaskan 32 Warga Lebanon di Tengah Gencatan Senjata dan Picu Ancaman Penutupan Selat Hormuz oleh Iran

Oleh Redaksi 15
Minggu, 21 Juni 2026
Foto: Ilustrasi - Asap mengepul setelah serangan Israel terhadap Kota Yahmar al-Shakif dan Arnun di Provinsi Nabatieh, Lebanon selatan pada (11/5/2026). ANTARA/Anadolu/Ramiz Dallah/pri. (Antara)

Ilustrasi - Asap mengepul setelah serangan Israel terhadap Kota Yahmar al-Shakif dan Arnun di Provinsi Nabatieh, Lebanon selatan pada (11/5/2026). ANTARA/Anadolu/Ramiz Dallah/pri. (Antara)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta, SeputarSumut — Rentetan serangan yang diluncurkan oleh militer Israel dilaporkan telah merenggut sedikitnya 32 korban jiwa di beberapa wilayah Lebanon sejak hari Minggu (21/6) pagi waktu setempat. Gempuran mematikan tersebut ironisnya terjadi di tengah situasi gencatan senjata yang sebelumnya telah disepakati oleh kedua belah pihak.

Salah satu titik lokasi yang menjadi sasaran hantaman bom adalah kawasan Qennarit yang terletak di bagian selatan Lebanon. Seorang saksi mata di lokasi kejadian, Abbas Ezzedine, mengungkapkan bahwa sebuah serangan udara menghantam bangunan rumah tinggal sekitar pukul 08.30 pagi saat para penghuninya yang merupakan warga sipil masih dalam kondisi tertidur.

Dunia Internasional: Serangan Militer Israel Tewaskan 32 Warga Lebanon di Tengah Gencatan Senjata dan Picu Ancaman Penutupan Selat Hormuz oleh Iran

Iklan Indako SeputarSumut

“Ada serangan udara pagi ini ke rumah ini pukul 08.30. Rumah itu menjadi target pesawat tempur Israel. Di dalamnya ada orang-orang yang sedang tidur, anak-anak, seorang perempuan, dua anaknya, suaminya, dan seorang warga sipil muda. Semuanya warga sipil,” tutur Abbas sebagaimana dikutip dari unggahan akun Instagram Al Jazeera pada Minggu (21/6).

Lebih lanjut, Abbas menyatakan bahwa masyarakat setempat pada dasarnya berharap bisa merasakan rasa aman setelah adanya kesepakatan gencatan senjata. Kendati demikian, aksi penyerangan justru kembali berulang dan menyasar langsung area permukiman padat warga.

Di sisi lain, pihak militer Israel mengeluarkan klaim bahwa operasi serangan tersebut dieksekusi setelah kelompok Hezbollah terpantau meluncurkan lebih dari 50 proyektil yang diarahkan ke basis pasukan Israel pada malam sebelumnya.

Berita Terkait

UNICEF Laporkan Satu Anak Palestina Terbunuh Setiap Hari di Gaza Selama Masa Gencatan Senjata

Tiongkok dan Rusia Dukung Nota Kesepahaman Damai Amerika Serikat dengan Iran

Berdasarkan data harian yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan Lebanon, rangkaian agresi militer Israel secara akumulatif telah menewaskan lebih dari 4.000 jiwa di Lebanon terhitung sejak tanggal 2 Maret. Memanasnya eskalasi keamanan di wilayah Lebanon selatan ini juga memaksa ribuan penduduk berbondong-bondong meninggalkan kota Tyre pasca keluarnya perintah evakuasi paksa oleh pihak militer Israel.

Merespons perkembangan serangan mematikan tersebut, pemerintah Iran dikabarkan mengumumkan rencana untuk kembali melakukan penutupan pada jalur Selat Hormuz. Pihak Teheran juga melayangkan tuntutan agar Israel segera menghentikan aksi invasi di Lebanon, di mana desakan ini menjadi bagian dari poin kesepakatan dengan Amerika Serikat.

Kawasan Selat Hormuz sendiri dikenal sebagai jalur pelayaran yang sangat strategis karena memegang peranan sebagai rute krusial bagi lalu lintas perdagangan komoditas minyak global. Adanya ancaman pemblokiran terhadap jalur laut internasional tersebut dikhawatirkan memiliki potensi besar untuk memperluas dampak konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah.(*/cnni}

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Volume Angkutan Barang Stasiun Kuala Tanjung Tumbuh 56 Persen Periode Januari Sampai Mei 2026
  • Hasil Final Macau Open 2026: Ganda Putra Indonesia Devin/Faathir Raih Runner-Up Usai Takluk dari Wakil Korea
  • Wakil Ketua BURT DPR RI Indah Kurnia Tegaskan Pelayanan Kesehatan Harus Humanis dan Utamakan Keselamatan Pasien
  • Kecelakaan Maut Bus Travel di Tol Lima Puluh Indrapura Mengakibatkan Empat Penumpang Tewas dan Belasan Luka
  • Serangan Militer Israel Tewaskan 32 Warga Lebanon di Tengah Gencatan Senjata dan Picu Ancaman Penutupan Selat Hormuz oleh Iran
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan

@ 2020 SeputarSumut.com

Situs web ini menggunakan cookie. Dengan terus menggunakan situs web ini, Anda memberikan persetujuan terhadap penggunaan cookie. Kunjungi Kebijakan Privasi dan Cookie kami.