Medan, SeputarSumut — Guna memperingati International Childhood Cancer Day yang jatuh pada 15 Februari, Smilingkids Foundation menyelenggarakan aksi kolaboratif bersama para relawan, pendonor Siaga, dan keluarga besar Rumah Sakit Murni Teguh Medan dengan membagikan paket makanan sehat serta bergizi kepada anak-anak pejuang kanker yang tengah menjalani perawatan medis.
Aksi sosial ini dilakukan sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap anak-anak yang sedang berjuang melawan kanker di rumah sakit. Selain berfokus pada pemenuhan aspek nutrisi yang krusial bagi pasien, kegiatan ini juga dirancang untuk memberikan dukungan moral, perhatian, serta semangat tambahan bagi anak-anak maupun keluarga yang mendampingi mereka.
Info Medan: Smilingkids Bagikan Makanan Sehat di RS Murni Teguh
Putri Pertiwi, selaku Fulltimer Smilingkids Foundation, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan yayasan.
“Kami hadir di sini untuk memberikan kekuatan tambahan bagi adik-adik pejuang kanker melalui asupan nutrisi yang baik dan kehadiran yang tulus. Kami ingin mereka tahu bahwa mereka tidak berjuang sendirian dalam melewati masa-masa sulit pengobatan ini,” ujar Putri Pertiwi saat ditemui di RS Murni Teguh Medan, Kamis (19/02/2026).
Sinergi yang terbangun antara tenaga medis, pendonor Siaga, relawan, dan manajemen Rumah Sakit Murni Teguh menjadi bukti kuat bahwa kolaborasi lintas sektor mampu menghadirkan dampak positif yang signifikan. Pergerakan ini mengubah tantangan yang ada menjadi sebuah kekuatan bersama yang lahir dari rasa kepedulian mendalam.
Putri Pertiwi menambahkan bahwa semangat yang diusung dalam kegiatan kali ini sejalan dengan kampanye global yang sedang berlangsung.
“Tahun ini kami mengusung tema ‘Demonstrating Impact: From Challenge to Change’. Melalui tema ini, kami ingin menekankan betapa pentingnya menunjukkan dampak nyata dari setiap tantangan yang dihadapi anak-anak selama proses pengobatan. Tantangan kesehatan dan beban emosional yang mereka rasakan adalah perjalanan yang berat, namun melalui kebersamaan, tantangan itu bisa kita ubah menjadi harapan untuk sembuh,” jelasnya.
Setiap tantangan seperti keterbatasan aktivitas fisik hingga kelelahan mental selama proses penyembuhan menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan para pejuang kecil ini. Namun, melalui dukungan yang solid dari berbagai pihak, diharapkan terjadi perubahan positif yang mampu membangkitkan optimisme pasien.
Momentum peringatan Hari Kanker Anak Sedunia 2026 ini diharapkan mampu memicu peningkatan kesadaran masyarakat luas mengenai pentingnya dukungan yang berkelanjutan. Hal ini mencakup akses pengobatan yang memadai serta perhatian serius terhadap kesejahteraan dan kesehatan jangka panjang anak-anak pejuang kanker.
Melalui penutupan pernyataannya, Putri Pertiwi berharap aksi semacam ini tidak berhenti pada seremoni tahunan saja, melainkan menjadi pemantik bagi gerakan sosial yang lebih luas demi masa depan anak-anak Indonesia yang lebih sehat.(Siong)


