Iklan PT Indako Trading Coy Iklan PT Indako Trading Coy
Jumat, Juni 5, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan PT Indako Trading Coy
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Berita Utama SeputarSumut
Beranda Medan

Sofyan Tan Ajak Mahasiswa Kritis Luruskan Sejarah Koreksi Fadli Zon

Di era society 5,0 penguasa tak bisa lagi memanipulasi sejarah untuk kepentingan kekuasaan

Oleh Redaksi 15
Selasa, 17 Juni 2025
Foto: Sofyan Tan dalam Sarasehan Peringatan Bulan Bung Karno bertema Relevansi Pemikiran Bung Karno di Era Society 5.0 di Politeknik Unggulan Cipta Mandiri (UCM) Campus Jalan Bambu I, Medan, Selasa (17/6).(Ist)

Sofyan Tan dalam Sarasehan Peringatan Bulan Bung Karno bertema Relevansi Pemikiran Bung Karno di Era Society 5.0 di Politeknik Unggulan Cipta Mandiri (UCM) Campus Jalan Bambu I, Medan, Selasa (17/6).(Ist)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Medan – Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan dr Sofyan Tan mengajak mahasiswa untuk kritis demi meluruskan sejarah menegakkan kebenaran dengan mengoreksi pernyataan Menteri Kebudayaan Fadli Zon yang menganggap tragedi 98 yakni pemerkosaan massal sebagai rumor sehingga tidak lagi ditulis dalam buku sejarah yang sedang direvisi.

“Jadi, kita jangan diam. Ikut protes, anak-anak muda harus kritis terhadap kebijakan yang ingin menghapus fakta sejarah,” kata Sofyan Tan dalam Sarasehan Peringatan Bulan Bung Karno bertema Relevansi Pemikiran Bung Karno di Era Society 5.0 di Politeknik Unggulan Cipta Mandiri (UCM) Campus Jalan Bambu I, Medan, Selasa (17/6).

Info Medan: Sofyan Tan Ajak Mahasiswa Kritis Luruskan Sejarah Koreksi Fadli Zon

Iklan PT Indako Trading Coy Iklan PT Indako Trading Coy Iklan PT Indako Trading Coy

Sofyan Tan menegaskan tragedi 98 dimana banyak perempuan Tionghoa menjadi korban pemerkosaan bukan rumor, tapi fakta yang masih banyak bisa ditemukan dalam jejak digital.

Di era society 5,0 penguasa tidak bisa lagi memanipulasi sejarah untuk kepentingan kekuasaan. Silahkan cek di google, chat gpt dan platform digital lainnya, fakta-fakta dan kesaksian korban tragedi 98 masih terekam jelas.

Meski pun generasi muda dan mahasiswa sekarang belum lahir saat kejadian 27 tahun silam, namun bukan berarti mereka bisa dibohongi dengan buku-buku sejarah yang ditulis ulang untuk kepentingan penguasa.

Berita Terkait

Sebanyak 1.092 Peserta Siap Ikuti MTQ ke-40 Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026

Gubernur Sumut Bobby Nasution Tanda Tangani MoU Jejaring Pengampuan Mata dengan RS Mata Cicendo

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Untuk itu lanjut Sofyan Tan, sangat relevan jika saat ini generasi muda diikutsertakan dalam rangkaian peringatan Bulan Bung Karno. Karena apa yang menjadi kekhawatiran terbesar Bung Karno saat ini sedang dialami bangsa Indonesia. Dimana sumber-sumber kegaduhan belakangan ini justru muncul dari kebijakan-kebijakan menteri.

Rakyat Indonesia seakan dihadap-hadapkan dengan bangsanya sendiri melalui kebijakan menteri yang tidak masuk akal. Bung Karno juga dalam pidato politiknya sering mengingatkan melalui slogan jas merah yakni jangan sekali-kali melupakan sejarah.

Namun kini justru terbalik, sejarah ingin dimanipulasi dan dihilangkan karena dianggap tidak sesuai dengan kepentingan penguasa.

Hadir dalam kegiatan Ketua Yayasan Cipta Putra Bangsa Eddy Gunawan S.E, M.M, Direktur Politeknik UCM Sri Aprianti Tarigan, S.E., M.E, narasumber Salahuddin S.H M.Kn, Lurah Kelurahan Durian, Medan Timur Harun Al Rasyid Siregar, serta Dosen dan seluruh Civitas Akademika Politeknik UCM.(Siong)

Tags: Sofyan Tan
Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Sebanyak 1.092 Peserta Siap Ikuti MTQ ke-40 Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.770.000 Per Gram Setelah Sepekan Turun
  • Film Colony Karya Sutradara Yeon Sang-ho Resmi Tayang di Bioskop Indonesia Mulai Juni 2026
  • Studi BMC Public Health Ungkap Posisi Tubuh Saat Buang Air Besar Lebih Pengaruhi Kesehatan Dibanding Jenis Toilet
  • Kebakaran Hanguskan 30 Rumah Warga di Tanah Tinggi Jakarta Pusat pada Kamis Dini Hari
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan

@ 2020 SeputarSumut.com

Situs web ini menggunakan cookie. Dengan terus menggunakan situs web ini, Anda memberikan persetujuan terhadap penggunaan cookie. Kunjungi Kebijakan Privasi dan Cookie kami.