Rabu, Juli 22, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Medan

Sofyan Tan: Pembelajaran Mendalam Menstimulus Siswa untuk Kritis Bertanya

Oleh Redaksi 15
Senin, 14 April 2025
Foto: Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan dr Sofyan Tan saat menjadi keynote speech dalam Workshop Pendidikan.(Ist)

Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan dr Sofyan Tan saat menjadi keynote speech dalam Workshop Pendidikan.(Ist)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Medan– Pembelajaran mendalam atau deep learning menuntut guru untuk menstimulus siswa menjadi lebih kritis dalam bertanya, menganalisis masalah, evaluasi dan mencari solusi.

“Pembelajaran mendalam membuat anak jadi kritis, jadi rajin bertanya, hingga mencari tahu sebab akibat. Ini yang ditekankan oleh menteri kita yang baru,” kata Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan dr Sofyan Tan saat menjadi keynote speech dalam Workshop Pendidikan dengan Tema Transformasi Pendidikan Melalui Pembelajaran yang Mendalam di Hotel Santika Dyandra, Medan, Senin (14/4).

Info Medan: Sofyan Tan: Pembelajaran Mendalam Menstimulus Siswa untuk Kritis Bertanya

Iklan Indako SeputarSumut
Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Sofyan Tan menyampaikan guru atau tenaga pendidik tidak perlu khawatir atau bingung jika ada perubahan konsep pola pembelajaran saat ini. Jika sebelumnya dikenal kurikulum Merdeka, dan sekarang menggunakan istilah pembelajaran mendalam.

Menurutnya konsep inti dari keduanya tidak jauh berbeda, hanya ganti kulit. Sama-sama menekankan agar guru menjadi sosok yang multi tasking dalam keilmuan agar dapat memberi dorongan atau stimulus pada siswa lebih aktif dalam belajar.

Sitem pendidikan memang dituntut untuk terus mengalami pembaruan dan perubahan yang cepat sesuai dengan perkembangan zaman. Jika dulu pendidikan mengedepankan hapalan dan mendikte, namun saat ini lebih pada bagaimana siswa dapat beradaptasi dengan teknologi.

Berita Terkait

Ratusan Komunitas Sambut Kemeriahan Vario Evo 160 Night Ride Medan

Airin Rico Waas Tekankan Peran Pengasuh Anak Usia Dini

Apalagi dengan adanya artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan yang sudah banyak bermunculan dalam bentuk aplikasi di handphone.

Turut hadir dalam workshop pendidikan, Direktur Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Nia Nur Hasanah S.Si.,M.Pd, Mewakili Kepala Dinas Pendidikan Prov. Sumut Syahdan Lubis, S.STP, Direktorat PAUD Djejeng Baskoro, M.Pd, Narasumber Kepala Sekolah SMA Wahidin Sudirohusodo Medan DR. Huliman, M.Kom, Direktur Pengembangan Pendidikan USU Ir. Ikhsan Siregar, ST., M.Eng., Ph.D, moderator Rezeki Lumbantoruan, S.Pd.

Direktur Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Nia Nur Hasanah S.Si.,M.Pd mengatakan workshop pendidikan terselenggara atas kolaborasi antara Kemendikdasmen dan Komisi X DPR RI.

Tema kali ini mengangkat bagaimana guru atau tenaga pendidik dapat mengetahui bagaimana sesungguhnya pendidikan pembelajaran mendalam diaplikasikan di satuan pendidikan.

Pembelajaran mendalam memiliki pendekatan pembelajaran dengan konsep 3 ful, yakni menekankan keseimbangan antara perhatian penuh (maindfulness), makna yang mendalam (meaningful), serta penglaman belajar yang menyenangkan (joyful).

Selain itu perlu juga dipahami mengenai 7 kebiasaan anak Indonesia hebat yang dicanangkan Menteri Dikdasmen yakni bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat dan cepat istirahat.(Siong)

Tags: Sofyan Tan
Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Ratusan Komunitas Sambut Kemeriahan Vario Evo 160 Night Ride Medan
  • BI Pertahankan Suku Bunga Utama 5,75 Persen dan Perluas Insentif Likuiditas
  • Harga Emas Antam Naik Jadi Rp2,635 Juta Per Gram
  • Honda Rekrut David Alonso untuk Musim MotoGP 2027
  • Rumah Warga di Pematangsiantar Ludes Terbakar Diduga Korsleting Listrik
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com