Iklan PT Indako Trading Coy Iklan PT Indako Trading Coy
Jumat, Juni 5, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan PT Indako Trading Coy
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Berita Utama SeputarSumut
Beranda Ekonomi

Sofyan Tan: Promosi Kuliner Medan Kuncinya Public Speaking

Oleh Redaksi 15
Senin, 19 Agustus 2024
Foto: Anggota Komisi X DPR RI dr Sofyan Tan menyampaikan sambutan pada kegiatan Bimtek Keterampilan Public Speaking dalam Meningkatkan Produk Ekonomi Kreatif di Medan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) di Hotel Santika Dyandra, Medan, Senin (19/8).(Dok:Juli Simanjuntak)

Anggota Komisi X DPR RI dr Sofyan Tan menyampaikan sambutan pada kegiatan Bimtek Keterampilan Public Speaking dalam Meningkatkan Produk Ekonomi Kreatif di Medan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) di Hotel Santika Dyandra, Medan, Senin (19/8).(Dok:Juli Simanjuntak)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar–Medan | Anggota Komisi X DPR RI dr Sofyan Tan mengatakan Medan punya kaya akan kuliner yang khas. Rasanya pun hanya ada dua yakni enak dan enak sekali. Namun jika salah dalam promosi, bisa tak laku sepi peminat.

“Promosi itu kuncinya di public speaking. Terutama dalam memperkenalkan suatu produk andalan, kuliner Medan misalnya,“ kata Politisi PDI Perjuangan itu saat memberikan sambutan dan membuka acara Bimtek Keterampilan Public Speaking dalam Meningkatkan Produk Ekonomi Kreatif di Medan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) di Hotel Santika Dyandra, Medan, Senin (19/8).

Berita Ekonomi: Sofyan Tan: Promosi Kuliner Medan Kuncinya Public Speaking

Iklan PT Indako Trading Coy Iklan PT Indako Trading Coy Iklan PT Indako Trading Coy
Foto: Sofyan Tan: Promosi Kuliner Medan Kuncinya Public Speaking 1
Kemenparekraf memberi apresiasi pada Anggota Komisi X DPR RI dr Sofyan Tan yang kerap memberikan masukan dan teman berdiskusi yang baik bagi kemenparekraf dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.(Dok:Juli Simanjuntak)

Pertama kata Sofyan Tan, harus tau dulu siapa yang menjadi audiens atau pasar yang dijadikan target. Jika Generasi Z maka jangan bicara tentang masa lalu dan bernuansa nostalgia, itu tidak menarik bagi Gen-Z. Harus langsung sebut tanpa basa-basi. “Misal tadi saya bilang, eh kamu kalau ke Medan harus makan mi bangladesh. Orang penasaran apa hubungannya makanan bangladesh ada di Medan,” ujarnya.

Kedua, kuasai product knowledge dari yang ingin dipasarkan. Pastikan kita mengetahui persis bagaimana bentuknya, dimana tempatnya, mengurai citarasanya dengan narasi yang pas agar orang berminat untuk segera mencicipinya.

Ketiga, ketahui historinya mengapa disebut mi bangladesh. Jangan nanti orang berpikir itu makanan dari negara Bangladesh, atau karena yang jual orang Aceh dikira banyak orang Aceh keturunan Bangladesh. “Banyakkan nggak tau kalau asalnya itu dari orang yang bikin pertama namanya Lades, lalu dipanggil Bang Lades. Populer lah namanya mi Bang Lades,” ungkap Sofyan Tan disambut tawa peserta bimtek.

Berita Terkait

KAI Bandara Layani Lebih Dari 84 Ribu Penumpang di Sumatera Utara Selama Libur Waisak dan Iduladha 2026

Jajaran Manajemen Pertamina Patra Niaga Laksanakan Management Walkthrough Guna Pastikan Keandalan Energi di Sumatera Barat

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Terakhir lanjutnya, jangan bohong dan berlebihan dalam menyampaikan. Kejujuran penting dalam upaya meyakinkan orang lain. Itulah menurutnya yang disebut public speaking dalam memasarkan produk ekonomi kreatif.

Hadir dalam acara Inspektur II Inspektorat Kemenparekraf Franc Orlando SH MH, Ketua Tim Norma Standar Prosedur dan Kriteria Budiyanti, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Utara Zumry Sulthony, narasumber Muchlis Anwar serta peserta yang hadir dari pelaku industri ekonomi kreatif di Sumut.

Inspektur II Inspektorat Kemenparekraf Franc Orlando SH MH mengatakan ekonomi kreatif adalah perwujudan nilai tambah dari kekayaan intelektual yang bersumber dari sumber daya manusia (sdm) kreatif. Pengembangan ekonomi kreatif sangat penting dilakukan mengingat Indonesia sedang mengalami bonus demografi dimana usia produktif mendominasi. “Bonus demografi ini jika tidak dikelola dengan baik maka akan menjadi bencana demografi dan beban bangsa,” ujarnya.

Untuk itu Kemenparekraf berkolaborasi dengan Komisi X DPR RI menggelar beragam bimtek yang mendorong pelaku ekonomi kreatif utk lebih berkembang dan melahirkan banyak kreasi baru. Dalam kesempatan itu Kemenparekraf memberi apresiasi pada Anggota Komisi X DPR RI dr Sofyan Tan yang kerap memberikan masukan dan teman berdiskusi yang baik bagi kemenparekraf dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Utara Zumry Sulthony mengatakan tingkat kunjungan wisatawan di Sumut terus meningkat dari bulan ke bulan dibanding tahun 2023. Menurutnya hal ini sejalan dengan apa yang sudah dilakukan anggota Komisi X DPR RI dr Sofyan Tan dan Kemenparekraf yang terus-menerus tak henti-hentinya menggelar banyak event dan bimtek pariwisata ekonomi kreatif di 2024.

Zumry mengatakan bimtek public speaking yang digelar saat ini sangat bermanfaat dalam melahirkan calon-calon pelaku ekonomi kreatif yang cakap dan mumpuni. Karena, promosi wisata saat ini sudah berubah pola. Akan sangat efektif jika promosi wisata melibatkan influencer.

Setiap influencer punya style masing-masing dalam membangun public speaking ke followernya. Ada yang serius, ada yang konyol dan ada juga yang terus bercanda. Untuk itu dia berharap bimtek public speaking dapat melahirkan influencer yang cakap dalam promosi destinasi wisata dan produk ekonomi kreatif.(Siong)

Tags: Sofyan Tan
Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Kebakaran Hanguskan 30 Rumah Warga di Tanah Tinggi Jakarta Pusat pada Kamis Dini Hari
  • KAI Bandara Layani Lebih Dari 84 Ribu Penumpang di Sumatera Utara Selama Libur Waisak dan Iduladha 2026
  • Becak Motor Terbakar di SPBU Galang Deli Serdang Diduga Akibat Percikan Api Platina
  • Gubernur Sumut Bobby Nasution Tanda Tangani MoU Jejaring Pengampuan Mata dengan RS Mata Cicendo
  • Lionel Messi Jadi Pesepakbola Individu Pertama yang Raih Penghargaan Putri Asturias
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan

@ 2020 SeputarSumut.com

Situs web ini menggunakan cookie. Dengan terus menggunakan situs web ini, Anda memberikan persetujuan terhadap penggunaan cookie. Kunjungi Kebijakan Privasi dan Cookie kami.