Jakarta, SeputarSumut — Upaya terbaru untuk menghidupkan kembali kisah trio detektif perempuan legendaris era 1970-an kini tengah dilakukan oleh Sony Pictures melalui pengembangan film baru dari waralaba ikonik ‘Charlie’s Angels’ yang telah memasuki tahap awal produksi. Proyek ini menjadi langkah strategis studio untuk menyegarkan kembali salah satu kekayaan intelektual paling populer mereka.
Berdasarkan laporan Variety pada Sabtu, 14 Februari 2026, kursi penulis skenario untuk proyek ini telah dipercayakan kepada Pete Chiarelli. Nama Chiarelli sudah tidak asing lagi di industri perfilman berkat karyanya dalam sejumlah film sukses seperti ‘Crazy Rich Asians’, ‘Now You See Me 2’, hingga ‘The Proposal’.
Kilas Hiburan: Sony Kembangkan Film Baru Charlie’s Angels
Selain proyek film aksi ini, ia baru saja terlibat dalam pengerjaan film animasi terbaru produksi Sony Pictures Animation yang berjudul ‘Goat’ yang sudah mulai tayang di bioskop. Sejarah panjang ‘Charlie’s Angels’ sendiri bermula dari serial aslinya yang mengudara pertama kali pada 1976 dengan premis tiga perempuan tangguh yang bekerja untuk agensi detektif swasta milik Townsend.
Karakter trio utama pada masa awal diperankan oleh jajaran aktris senior Kate Jackson, Farrah Fawcett, dan Jaclyn Smith. Seiring berjalannya cerita, Cheryl Ladd bergabung mulai musim kedua dan tetap bertahan hingga serial ini menuntaskan perjalanannya yang mencapai total 115 episode.
Ciri khas waralaba ini terletak pada sosok bos misterius bernama Charlie Townsend yang identitas visualnya tidak pernah terungkap dan suaranya hanya diisi oleh aktor John Forsythe. Memasuki era milenium pada tahun 2000, adaptasi layar lebar waralaba ini mencetak kesuksesan besar saat dibintangi oleh Drew Barrymore, Cameron Diaz, dan Lucy Liu.
Keberhasilan film tersebut terbukti dengan perolehan pendapatan global yang menyentuh angka 264 juta dolar AS (sekitar Rp4,4 triliun) sehingga memicu lahirnya sekuel ‘Charlie’s Angels: Full Throttle’ pada 2003. Meski demikian, perjalanan menghidupkan kembali waralaba ini sempat mengalami kendala dan tidak selalu berjalan mulus.
Kegagalan sempat terjadi pada tahun 2011 ketika versi reboot serial televisi yang ditayangkan di stasiun ABC terpaksa dihentikan produksinya setelah hanya menayangkan delapan episode. Namun, menjelang perayaan emas atau peringatan 50 tahun serial legendaris tersebut, pihak Sony tetap menaruh rasa optimistis yang tinggi bahwa ‘Charlie’s Angels’ masih memiliki daya pikat luar biasa di pasar internasional.
Memegang reputasi sebagai properti intelektual yang memiliki pengikut setia, waralaba ini diyakini memiliki potensi besar untuk memperkenalkan deretan aktris muda yang segar kepada penonton masa kini. Pihak studio menaruh harapan besar agar versi terbaru ini mampu mengulang kembali mmasa kejayaan para malaikat pembasmi kejahatan tersebut di bioskop dunia.(*/rri)


