Jakarta, SeputarSumut — Layanan pengalir video Netflix dilaporkan sedang melangsungkan proses pengembangan untuk sekuel dari film aksi fiksi ilmiah berjudul ‘War Machine’. Langkah pembuatan kelanjutan cerita ini diambil pasca-film tersebut berhasil menempatkan diri sebagai salah satu tayangan orisinal yang mengantongi tingkat popularitas paling tinggi di platform Netflix, sebagaimana dilansir dari Variety pada Rabu, 3 Juni 2026.
Catatan performa sejak resmi diluncurkan pada 26 Maret memperlihatkan bahwa ‘War Machine’ telah sukses membukukan angka sebanyak 139 juta penayangan di saluran Netflix. Perolehan impresif tersebut secara otomatis mengantarkan film ini masuk ke dalam jajaran 10 besar film orisinal yang paling banyak ditonton sepanjang sejarah platform tersebut.
Kilas Hiburan: Sukses Besar di Netflix, Sekuel Film Aksi Fiksi Ilmiah War Machine Dikabarkan Tengah Dikembangkan
Pada saat ini, posisi dari film tersebut berada di peringkat ke-10 dan mengantongi potensi besar untuk merangkak naik ke peringkat yang lebih tinggi sejalan dengan akumulasi penambahan data jumlah penayangan ke depan. Di sisi lain, respons serta ulasan dari kalangan kritikus terhadap film ini terhitung bervariasi, di mana sebagian pihak melayangkan pujian pada aspek suguhan aksi serta elemen hiburannya, sedangkan sebagian kritikus lainnya memberikan penilaian bahwa alur ceritanya cenderung bersifat formulaik.
Mengenai pengerjaan proyek lanjutannya, sutradara Patrick Hughes disebut-sebut bakal kembali mengomandoi sekuel tersebut, di samping bertindak sebagai penulis naskah cerita bersama dengan James Beaufort. Dirinya juga dilaporkan akan ambil bagian di dalam jajaran tim produksi bersama dengan deretan nama sineas lain yang meliputi Rich Cook, Greg McLean, Alex Young, serta Valerie Bleth Sharp.
Kendati pengerjaan proyek sekuel ini dipastikan sudah mulai dikembangkan, rincian mengenai plot atau alur cerita utama masih disimpan rapat dan belum diumumkan kepada publik secara resmi. Meskipun demikian, publik mengetahui bahwa kisah pada film pertama disudahi dengan konklusi cerita terbuka yang sangat memungkinkan untuk dihadirkan pengembangan kisah lanjutan.
Dalam film pertamanya, aktor Alan Ritchson sukses mencuri perhatian khalayak setelah dirinya memainkan karakter seorang sersan staf yang terjebak di dalam pelaksanaan misi simulasi militer. Sepanjang bergulirnya cerita di film perdana, karakter yang dimainkannya tersebut dipaksa untuk bertarung menghadapi ancaman utama berupa mesin pembunuh supranatural.
Selain menampilkan kemampuan akting dari Ritchson, proyek film pertama tersebut juga diramaikan oleh kehadiran aktor populer lainnya seperti Dennis Quaid, Stephan James, Jai Courtney, hingga Esai Morales. Kendati demikian, sampai saat ini belum ada informasi kepastian yang mutlak mengenai apakah Ritchson bakal kembali memerankan karakternya dalam proyek sekuel yang akan datang tersebut.(*/rri)

