seputar-Sergai | Rihans Variza bersama co driver M Fahrezi Fadh tampil sebagai kampiun Sumatera Utara Rally 2024 yang berlangsung pada 2-4 Agustus 2024 di Rambong Sialang Estate, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).
Dengan memacu Hyundai i20 N Rally2, pereli asal Kalimantan Selatan tersebut berhasil menjadi yang tercepat saat melibas licinnya trek tanah merah di tengah areal perkebunan sawit PT PP Lonsum itu.
Update Olahraga: Sumatera Utara Rally 2024: Rihans Variza Kampiun, Ijeck Posisi Keempat
Dalam Kejurnas Rally putaran kedua yang dirangkai dengan gelaran Asia Pasific Rally Championship (APRC) 2024 ini, Rihan dan Fahrezi mencatat waktu hingga finish 1:35:42.
Mereka mengungguli pesaing terdekatnya Rahmat dengan co driver Hade Mboi yang menempati posisi kedua dengan catatan waktu 1:36:28 dan Bimo Pradikto dengan co driver M Herkusuma di posisi ketiga dengan total waktu 1:39:22.
Sementara posisi keempat diraih pereli tuan rumah, Musa Rajekshah dengan co driver Hervian Soejono dengan total waktu 1:39:57 dan posisi kelima, Riszky Prayoga dengan co driver Donny Wardono dengan total waktu 1:40:26.
Rihans Variza mengucapkan rasa syukur atas capaiannya di Sumatera Utara Rally 2024 ini. Ia mengakui trek Rambong Sialang Estate memiliki tantangan tersendiri baginya.
“Alhamdulillah hasilnya sesuai ekspektasi, karena dari sebelumnya kita sudah mempunyai banyak data. SS (Special Stage) yang sulit itu di SS 9 dan 10 licin karena habis hujan. Tapi kita tadi menggunakan ban yang enak untuk trek licin, jadi seperti tidak ada kendala,” ucapnya, Minggu (4/8).
Saat naik podium kemenangan, Rihans mengaku kemenangannya dipersembangkan untuk ibunya yang sedang berulang tahun. “Alhamdulilah kami ucapkan terima kasih kepada Allah SWT dan semuanya, kemenangan ini hadiah ulang tahun untuk ibu saya,” tutur pereli berbendera Tim HRVRT BGM HBM BMB itu.
Sementara itu Musa Rajekshah mengakui trek di Rambong Sialang semakin menantang saat di leg-2. Ia merasa bersyukur bisa finish dengan selamat tanpa ada trouble dengan mobil yang dikendarainya.
“Treknya licin, memang kondisi hujan yah pasti licin. Jadi perlu settingan khusus kendaraan, kemudian juga ban, setting suspensi juga sudah untuk hujan. Kalau dibilang puas, enggak yah karena harapannya kesatu. Tapi alhamdulillah tetap bersyukur karena berhasil finish,” ucap pria yang akrab disapa Ijeck itu. (red)


